Jakarta, “tabloidnusantara.com” – Pro-Kontra, Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, akhirnya resmi “Hari ini. Jadi saya diminta untuk terima SK,” Surat Keputusan (SK) pengangkatan jadi komisaris utama PT Pertamina (Persero) dari Kementerian BUMN Senin (25/11) ini.
BACA JUGA : SAKSI BISU GERBONG MRT PERSATUKAN DUA TOKOH BANGSA YANG BERSETERU PEREBUTAN KURSI RI 1
Dengan mengunakan batik warna coklat, Ahok tiba di kantor kementrian BUMN, sekitar pukul 09.15 WIB. “Saat di konfrimasi dengan media, “Pak ahok kapan akan mulai bekerja. “Belum tau pasti kapan mulainya, “Saya tidak tahu kan harus ngomong sama sekretaris komisaris. Kantor nanti juga beda, di Jalan Perwira II. “Kata Ahok.
Dengan ditunjuk sebagai petinggi Pertamina, sebagai Komisaris Utama Pertamina, “Ahok meminta masyarakat agar mengadukan keluhan terkait kinerja Pertamina kepada manajemen agar bisa ditindaklanjuti. “Semakin banyak masyarakat yang melaporkan kepada kami, itu akan menolong kami melakukan pengawasan lebih baik, selain masyarakat sebagai kontrol barometer kita dalam menjalankan tugas, memberikan pelayanan kepada masyarakat” ujarnya.
BACA JUGA : AHOK, “JADI PIMPIN KOMISARIS UTAMA DI PT PERTAMINA (PERSERO)
Sebelumnya penunjukan Ahok sebagai petinggi salah satu perusahaan plat merah itu mengundah kontrofersi, dari dalam amupun dari luar BUMN. “Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) terang-terangan menyatakan menolak Ahok. “Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai pemilihan Ahok hanya akan membuat kegaduhan.
“Alasan, Menteri BUMN Erick Thohir resmi menunjuk Ahok, sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero). Ia beralasan butuh orang bertipe pendobrak seperti Ahok untuk membenahi perusahaan minyak itu.