PRESIDEN TINJAU PELAKSANAAN SIMULASI VAKSINASI COVID-19

0
7
Presiden Joko Widodo ditinjau secara langsung Kesiapan pelaksanaan simulasi vaksinasi simulasi vaksin COVID-19

JAKARTA, “tabloidnusantara.com” – Presiden Joko Widodo ditinjau secara langsung Kesiapan pelaksanaan simulasi vaksinasi simulasi vaksin COVID-19, di sejumlah daerah, salah satunya Kota Bogor.

Presiden menjelaskan bahwa keselamatan dan keamanan masyarakat merupakan prioritas tertinggi dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19. Untuk itu sejumlah tahapan ilmiah tengah dilakukan pemerintah dan wajib untuk diikuti.

BACA JUGA : PELAKSANAAN POSYANDU DARI RUMAH KE RUMAH DI KAMPUNG YABANDA

“Kaidah-kaidah ilmiah ini sudah saya sampaikan wajib diikuti. Kita ingin keselamatan dan keamanan masyarakat itu harus betul-betul diberikan tempat yang paling tinggi,” kata Presiden Joko Widodo.

Kepala Negara Joko Widodo juga menjelaskan bahwa semua vaksin yang nantinya akan digunakan dalam program vaksinasi COVID-19 merupakan vaksin yang terdaftar dan disetujui oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Kriteria lain yang diharapkan dari vaksin ialah bahwa kemanfaatan dari vaksin Covid-19 tersebut haruslah maksimal.

Setelah vaksin-vaksin dimaksud masuk ke Indonesia, masih terdapat sejumlah tahapan yang harus ditempuh untuk memastikan keamanan dari penggunaan vaksin itu. BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) sebagai lembaga pengawas juga akan terlebih dahulu melakukan uji dan verifikasi standar untuk dapat mengeluarkan emergency use authorization (EUA) terhadap vaksin tersebut.

BACA JUGA : PRAJURIT TNI DI PERBATASAN, KELILING KAMPUNG BERI LAYANAN KESEHATAN GRATIS

“Ya kalau tidak ada hambatan kita memperkirakan di akhir tahun 2020 atau di awal tahun 2021 akan mulai vaksinasi itu. karena memang proses persiapannya itu tidak hanya menerima vaksin kemudian langsung disuntikkan, tapi juga harus menyiapkan distribusi ke seluruh Tanah Air,” tuturnya. “Tegasnya.

Untuk mendukung vaksinasi, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang turut hadir mendampingi Presiden Joko Widodo menjabarkan bahwa pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah melakukan distribusi logistik yang dibutuhkan seperti ADS, safety box, dan alcohol swab.

sumber: http://sehatnegeriku.kemkes.go.id

Tinggalkan Balasan