POLDA PAPUA TANGANI KASUS PEMBAKARAN PESAWAT OLEH KELOMPOK KRIMINAL BERSENJATA KABUPATEN INTAN JAYA

0
442

JAYAPURA, “tabloidnusantara.com” – Pada hari Rabu tanggal 6 Januari 2021, bertempat di Bandara Kampung Pagamba Distrik Mbiandoga Kabupaten Intan Jaya, telah terjadi kasus pembakaran 1 Unit pesawat MAF PK-MAX oleh Kelompok Kriminal Bersenjata.

Kronologi kejadian: “Pada hari dan tanggal tersebut diatas pukul 09.00 WIT, Pesawat MAF PK-MAX yang di piloti Warga Negara Amerika An. Alex Luferchek berangkat dari Bandara Nabire dengan membawa 2 penumpang masyarakat tujuan Pagamba (Bandara perintis milik MAF) Distrik Biandoga Kabupaten Intan Jaya. Pukul 09.30 WIT, Pilot Pesawat MAF PK-MAX An. Alex Luferchek melaporkan Via Radio ke kantor MAF bahwa pesawat telah mendarat tiba di Bandara Pagamba dengan baik.

BACA JUGA : TANPA ALASAN KKSB BAKAR PESAWAT MAF PK-MAX, BERUNTUNG PILOT DAN PENUMPANG SELAMAT

Selanjutnya pilot di suruh turun dari Pesawat kemudian datang seseorang ( Diduga Kelompok Kriminal Bersenjata) yang berada di sekitar tempat pesawat berhenti serta membawa senjata dan mengeluarkan tembakan ke Udara sambil menyuruh pilot untuk merunduk.

Atas kejadian tersebut pilot diamankan oleh para pendeta dan masyarakat ke Kampung Tekai perbatasan antara Kampung Bugalaga dan Kampung Pagamba Distrik Mbiandoga Kabupaten Intan Jaya. Kemudian pesawat tersebut di bakar oleh kelompok kriminal bersenjata.

Pembakaran pesawat MAF tersebut kemudian terdeteksi oleh Basarnas pusat dan menyampaikan kepada yayasan MAF di Nabire untuk mengecek pesawat PK – MAX yang di piloti oleh Capten pilot an. Alex Luferchek

Pada hari Kamis tanggal 7 Januari 2021 pukul 06.00 bertempat di Bandar Udara Wamena telah berangkat heli VIDA yang di piloti oleh Capten Natan Fagerlie untuk mengevakuasi pilot pesawat MAF PK -MAX dari Kampung Tekai perbatasan antara Kampung Bugalaga dan Kampung Pagamba Distrik Mbiandoga menuju Nabire.

Identitas Pilot: Alex Luferchek (Warga Negara Amerika.

Identitas pelaku : Kelompok Kriminal Bersenjata.

Langkah-langkah Kepolisian yang dilakukan yakni: Menerima laporan, Berkoordinasi dengan pihak terkait, melakukan penyelidikan dan penyidikan. Kasus tersebut dalam penanganan Polres Nabire.

BACA JUGA : PANGLIMA TNI BERI BANTUAN 10 RIBU ANTIGEN, APD DAN SEMBAKO DI PAPUA

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Muthofa Kamal, SH mengatakan, Polres Nabire telah melakukan koordinasi dengan Polres Intan Jaya untuk menuju ke lokasi kejadian, karena kejadian tersebut terjadi di wilayah Polres Intan Jaya, namun terkendala lokasih sebab hanya dapat di jangkau melalui jalur udara. namun anggota akan sesegera mungkin mendatangi TKP guna dilakukan oleh TKP.

Setelah dimintai keterangan oleh pihak Kepolisian Pilot an. Alex Luferchek (korban) langsung di berangkatankan oleh Pihak MAF ke Jayapura untuk dilakukan pemeriksaan psikologi lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan