Jayapura,
“tabloidnusantara.com” – PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWP2B)
memberangkatkan Tim Pemulihan Kelistrikan pasca kerusuhan yang terjadi di
Wamena dan menyebabkan kerusakan pada beberapa aset PLN. Sejumlah 45 personel
yang terdiri dari pegawai PLN dan mitra kerja diterjunkan untuk membantu
pemulihan sistem kelistrikan di lokasi tersebut.
Setibanya
di Wamena, tim akan bergabung dengan tim UP3 Wamena serta berkoordinasi dengan
aparat setempat terkait kondisi terkini. Tim juga membawa beberapa peralatan
yang diperlukan untuk pemulihan dan sarana komunikasi.
“Sampai
menunggu keadaan kondusif, kami fokus untuk mengoperasikan pembangkit terlebih
dahulu. Ada jaringan yang putus dan gardu yang terganggu, sehingga beberapa
lokasi tidak dapat penerangan”, ujar General Manager PLN UIWP2B, J. A. Ari
Dartomo.
Saat
ini daya yang bisa disalurkan dari PLTMH Walesi, PLTMH Sinagma dan PLTD Sinagma
sebesar 1,5 MW. Daya tersebut diprioritaskan untuk Bandar Udara Wamena, Polres
Jayawijaya, Kodim 1702 Jayawijaya dan RSUD Wamena sebagai posko sementara
masyarakat.
“Untuk
kerusakan atau aset apa saja yang terdampak, kami akan menginventarisasinya
terlebih dahulu apabila sudah ada petunjuk dari pihak keamanan”,
tambahnya.
Saat
ini persediaan BBM sebagai bahan bakar PLTD Sinagma dalam kondisi terbatas.
Sebagian persediaan BBM masih tertahan di Bandara dan akan segera
didistribusikan ke pembangkit. PLN masih berkoordinasi dengan pihak aparat
terkait keamanan untuk proses pengangkutan tersebut. Sedangkan kebutuhan BBM
berikutnya akan disuplai dari Jayapura esok hari.
Rencananya
tim akan berada di sana hingga sistem kelistrikan Wamena pulih. “Kami akan
berusaha semaksimal mungkin untuk memulihkan pasokan listrik secepatnya, namun
tetap memprioritaskan keamanan dan keselamatan petugas”, pungkasnya.
- Pewarta : L.S
- Editor : TN