PERKEMBANGAN COVID-19 DI INDONESIA PER 12 MEI 2020, POSITIF 14.749. SEMBUH 3.063 DAN MENINGGAL 1.007

0
124
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Pemerintah kembali mengumumkan update terbaru jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia. Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyampaikan perkembangan terkait virus corona bertempat di Jakarta dalam kesempatan jumpa pers di Gedung BNPB Jakarta, Selasa (12/5) sore.

Dalam penyampaiannya, Yuri menegaskan bahwa dalam 24 jam terakhir terhitung mulai Senin (11/5) pukul 12.00 WIB sampai dengan Selasa (12/5) pukul 12.00 WIB terdapat penambahan jumlah kasus pasien positif Covid-19 sebanyak 484 kasus, sehingga jumlah total kasus positif di Indonesia berjumlah 14.749 kasus.Kemudian, untuk pasien yang dinyatakan sembuh, Yuri menyebutkan juga mengalami peningkatan sebanyak 182 orang sehingga total menjadi 3.063 orang. Sedangkan untuk kasus dengan kematian bertambah 16 orang, sehingga total 1.007 pasien yang meninggal dunia.

Akumulasi data tersebut diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 165.128 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 57 laboratorium dan Test Cepat Melokuler (TCM) di 3 laboratorium Wisma Atlet. Sebanyak 119.728 kasus spesimen yang diperiksa didapatkan data 14.749 positif dan 104.979 negatif.

Infografis Covid-19 Di Indonesia Per 12 Mei 2020. Sumber Gambar covid19.go.id

Kemudian untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) menjadi 251.861 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) menjadi 32.147 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 376 kabupaten/kota di Tanah Air. DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan jumlah kasus positif yaitu 5.375 kasus, sementara pasien sembuh 924 orang dan meninggal berjumlah 443 orang. Jawa Timur menjadi provinsi terbanyak kedua dengan kasus positif berjumlah 1.669 kasus, sementara pasien sembuh 258 orang dan meninggal 155 orang. Jawa Barat menjadi provinsi terbanyak ketiga dengan jumlah kasus positif 1.545 orang, sementara pasien sembuh berjumlah 213 orang dan meninggal 98 orang.

Sebelumnya Yuri menyampaikan bahwa kita tidak bisa menangani pandemik Covid-19 dengan arogan, karena kita belum menemukan vaksin, kita belum menciptakan kekebalan untuk melawan Covid-19. “Oleh karena itu diperlukan suatu upaya untuk kita bisa hidup dengan tatanan hidup yang baru, yang menyadari sepenuhnya bahwa ancaman Covid-19 masih akan terus terjadi,” tegas Yuri.

Yuri menjelaskan kembali bahwa tatanan baru ini harus berbasis dengan mengedepankan pola hidup bersih dan sehat. Tatanan hidup yang membiasakan diri untuk selalu cuci tangan dengan sabun dan air mengalir,  membiasakan diri dengan menggunakan masker apabila keluar rumah, membiasakan diri untuk menghindari kerumunan orang yang sangat banyak, membiasakan diri untuk tetap tinggal dirumah untuk hal-hal yang tidak perlu kita lakukan di luar rumah dan yang lebih penting lagi adalah membiasakan diri untuk menjaga keluarga dan lingkungan agar kita tetap hidup sehat. “Tatanan hidup inilah yang harus dijalani, yang harus kita ciptakan dan siapkan untuk bertahan dari ancaman Covid-19,” lanjut Yuri.

Sumber Berita: covid.go.id, kompas.com dan tirto.id

Tinggalkan Balasan