PERKEMBANGAN COVID-19 DI INDONESIA 6 MEI 2020, POSITIF 12.438, SEMBUH 2.317 DAN MENINGGAL 895

0
80
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam konferensi persnya di Gedung BNPB Jakarta, Rabu (6/5) sore, kembali menyampaikan data perkembangan kasus Covid-19 di Indonedia. Menurut data yang dihimpun Gugus Tugas dalam 24 jam terakhir, Achmad Yurianto menyampaikan bahwa terjadi penambahan kasus positif terdapat penambahan 367 kasus. “Dengan adanya penambahan tersebut, jumlah total kasus positif pada hari ini menjadi 12.438 kasus,” papar Yuri.

Sementara itu, data yang ada juga menunjukkan adanya penambahan kasus sembuh sebanyak 120 orang sehingga jumlah total pasien sembuh adalah 2.317 orang. Namun disayangkan penambahan kasus meninggal melonjak sebanyak 23 orang, setelah sehari sebelumnya tercatat 8 orang meninggal dunia. Penambahan kasus meninggal hari ini berkontribusi menambah jumlah kasus kematian sebanyak 895 jiwa.  

Akumulasi data tersebut diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 128.383 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 89 laboratorium. Sebanyak 92.976 kasus spesimen yang diperiksa didapatkan data 12.438 positif dan 76.853 negatif. Kemudian untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) menjadi 240.726 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) menjadi 26.932 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 350 kabupaten/kota di Tanah Air.

Infografis Covid-19 Di Indonesia 6 Mei 2020. Sumber Gambar covid19.go.id

Melihat data sebaran Covid-19 di Indonesia, DKI Jakarta sebagai episentrum penyebaran, sampai hari ini terdata 4.770 kasus positif. Sementara Jawa Barat terdata 1.320 kasus positif. Jawa Timur terdata sejumlah 1.221 kasus positif dan Jawa tengah terdata sejumlah 891 kasus positif. Sejumlah 12 provinsi hari ini tidak melaporkan adanya penambahan kasus positif baru, seperti Bali, Bangka Belitung, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Riau, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur dan Gorontalo.

Diakhir penjelasannya Yuri menyampaikan bahwa penyebaran Covid-19 dapat dicegah dengan kedisiplinan yang kuat, semangat gotong royong dan kebersamaan agar semua dapat mematuhi arahan-arahan dari pemerintah untuk physical distancing, menjaga jarak, tetap dirumah, menggunakan masker, tidak mudik, membiasakan diri untuk cuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta mematuhi PSBB. “Hanya kita yang bisa menyelamatkanbangsa kita,” tutup Yuri.

Sumber Berita : covid19.go.id dan tirto.id

Tinggalkan Balasan