Boven Digoel,”tabloidnusantara.com”
– Mengkonsumsi narkoba sangatlah berbahaya bagi kesehatan.
Tidak hanya itu saja, efek negatif akan timbul jika berada dibawah pengaruh
barang haram tersebut. Seperti mencuri, ketergantungan, asusila dan hal-hal
negatif lainnya yang dapat meresahkan masyarakat disekitarnya.
Oleh karena itu, Koramil 1711-02/MDT dan Polres Mindiptana
bekerjasama dengan Kepala Distrik Mindiptana dan instansi terkait untuk
menggelar “sosialisasi anti narkoba bagi generasi muda Boven Digoel Tahun
2019”. Sasaran targetnya adalah semua kalangan, terutama pelajar.
Bertempat di GOR Kampung Mindiptana, Distrik Mindiptana Kabupaten Boven Digoel.
Pada Jum’at, 27 September 2019.
Pada kesempatan tersebut Stevanus R Wambitman S.Sos selaku
Kepala Distrik Mindiptana mengatakan, perlu adanya pencegahan dini terhadap
peredaran narkoba jenis apapun, karena barang haram tersebut akan merusak
masyarakat serta generasi muda Boven Digoel umumnya dan Distrik Mindiptana
khususnya.
Stevanus juga menghimbau kepada orang tua murid untuk
selalu mengawasi dan memperhatikan pergaulan anak-anak mereka pada saat diluar
jam sekolah. “Agar anak-anak kita terhindar dari pergaulan bebas yang
menjurus ke hal-hal negatif, seperti miras dan narkoba”. Imbuhnya.
Selanjutnya Batuud Koramil 1711-02/MDT Serma Franky Ibrahim
menambahkan, Penyuluhan ini dipandang perlu untuk memberikan daya tangkal dan
upaya pencegahan dini terhadap masyarakat tentang penyalahgunaan Narkoba
khususnya dikalangan generasi muda Boven Digoel.
Semoga dengan kegiatan ini, seluruh masyarakat mengetahui dan memahami bahaya dari penyalahgunaan Narkoba yang dapat mengancam kelangsungan generasi masa kini dan masa depan. Harapnya.
BACA JUGA : KERUSUHAN WAMENA MEMANAS
Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Distrik
Mindiptana Stevanus R. Wambitman S.Sos, Kapolres Mindiptana, Batuud Koramil
1711-02/MDT Serma Franky Ibrahim, Kepala Puskesmas Mindiptana Hendrikus Kamben,
Skm, Kepala Dinas Pariwisata Pemuda Dan Olah Raga Jainudin Turui, S.Sos,
perwakilan orang tua murid dan 75 orang siswa-siswi dari SMP, SMA dan SMK se
Mindiptana.