PER 1 JUNI 2020 KASUS POSITIF COVID-19 DI INDONESIA 26.940, 15 PROVINSI MELAPORKAN TIDAK ADA PENAMBAHAN KASUS POSITIF

0
236
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id

JAKARTA, “tabloidnusantara”. – Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 dalam 24 jam terakhir terhitung mulai hari Minggu (31/5) pukul 12.00 WIB sampai dengan hari Senin (1/6) pukul 12.00 WIB mencatat penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 467 sehingga jumlah total terkonfirmasi positif menjadi 26.940 orang.

Penambahan pada pasien sembuh dan kematian juga disampaikan dalam konferensi pers oleh Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto di Gedung BNPB Jakarta, Senin (1/6) sore. Menurutnya, hari ini untuk pasien sembuh bertambah 329 orang sehingga jumlah pasien sembuh menjadi 7.637 orang. Sedangkan kasus kematian bertambah 28 orang sehingga jumlah total pasien meninggal menjadi 1.641 orang.

Akumulasi data kasus tersebut diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak 333.415 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 95 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 59 laboratorium dan Laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 179 lab. Secara keseluruhan, 232.113 orang telah diperiksa dan hasilnya 26.940 positif (kulumatif) dan 205.173 negatif (kumulatif).

“Pemerintah sampai hari ini juga masih melaksanakan pemantauan terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 48.358 orang dan masih melaksanakan pengawasan dengan ketat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 13.120 orang,” lanjut Yuri.

Jumlah Terpapar Covid-19 Di Indonesia Per 1 Juni 2020. Sumber Gambar covid19.go.id

“Sejumlah 416 kota/kabupaten dari 34 provinsi sudah terdampak Covid-19, namun hari ini terdapat 15 provinsi yang melaporkan bahwa di daerahnya tidak ada penambahan kasus positif,” lanjut Yuri. 15 provinsi tersebut adalah Aceh, Bangka Belitung, Bengkulu, Jambi, Kalimantan Utara, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Riau, Maluku, Papua Barat, Sulawesi Barat dan Gorontalo. Walaupun tidak terjadi penambahan kasus positif namun, pemerintah berupaya menekan secara terus menerus angka kasus di provinsi yang masih terjadi penambahan.

Sementara itu, masih terjadi penambahan kasus yang cukup signifikan di 5 provinsi yaitu, DKI Jakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Jawa Barat fan Kalimantan Selatan. “Mari kita bersama menyadari bahwa penularan masih saja terus terjadi, kemudian kita mengupayakan berbagai hal untuk memutus rantai penularan, namun tetap biss produktif,” ajak Yuri.

Sebelumnya Achmad Yurianto menyampaikan bahwa tatanan hidup yang baru (New Normal Life) menjadikan kondisi masyarakat tetap produktif di tengah pandemi Covid-19. Keberhasilan tatanan New Normal ditentukan oleh perubahan perilaku masyarakat yang membiasakan jaga jarak fisik, memakai masker, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta rajin berolah raga untuk menjaga imunitas. “oleh karena itu, dengan cara ini kita akan memenangkan pengendalian Covid-19,” tegas Yuri.

Sumber Berita: covid19.go.id

Tinggalkan Balasan