Papua,
“tabloidnusantara.com” – Swasembada pangan menjadi
program pembangunan pertanian yang strategis karena memiliki dampak luas.
Ketersediaan pangan dalam jumlah yang cukup, mutu bahan pangan yang baik,
serta nilai gizi yang tinggi memiliki dampak luas pada perekonomian dan mutu
sumber daya manusia.
Berbagai upaya
untuk mensukseskan program tersebut, dalam meningkatkan sektor pertania, ini
tidak lepas peran Prajurit TNI ke-wilayahan, dalam mendampingi Petani, untuk
mewujudkan swasenbada pangan.
Seperti halnya yang
dilakukan oleh Wadan Ramil Arso Lettu Inf Jupri Alrasyid dan 3 orang anggota memantau
perkembangan pertanian kakao, di kampung Batik BioBiasi Distrik Arso Kabupaten
Keerom.
Seperti
halnya yang disampaikan Lettu Inf Jupri Alrasyid, bahwa Indonesia saat ini
merupakan salah satu negara penghasil kakao, namun sayang produktifitas dan
kualitas kakao Indonesia masih rendah dibandingkan dengan negara-negara tropis
lainnya. “Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan petani dalam mengelola
Kakao yang baik dan benar.
Banyak
hal yang harus dilakukan para petani, dari penyiapan lahan, penyipan bibit,
masa tanam, pemeliharaan tanaman hingga masa panen, Dalam kesempatan kali ini
wadanramil dan babinsa memberikan sosialisasi tentang bagaiman cara perawatan
tanaman Kakao hingga massa panen, kepada kelompok tani yang di ketuai oleh
Bapak Sudirman Salama.
Seusai
memberikan pengarahan kepada kelompok tani Wadan Ramil Arso Lettu Inf Jupri Alrasyid dan 3 orang anggota melihat
kondisi perkembangan tanaman kakao umur 2 bulan 1 minggu, Sembari memberikan semangat dan menyampaikan jaga
kesehatan untuk bapak-bapak petani Kakao.
Sudirman
Salama, selau ketua kelompok tani mengucapkan terimakasih kepada Aparat TNI,
yang sudah peduli dan memeberikan ilmunya kepada kami. Pungkasnya.