PENELUSURAN SECARA AGRESIF KONTAK DEKAT KASUS POSITIF COVID-19, DITEMUKAN 1.226 POSITIF

0
127
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Hasil contact tracking secara agresif yang disertai dengan pemeriksaan secara masif yang dilakukan kepada kontak dekat kasus positif di tiap-tiap daerah, terutama wilayah yang mengalami kenaikan secara signifikan diperoleh kenaikan kasus positif baru yang signifikan pula.

Pernyataan ini disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Gedung BNPB Jakarta, Sabtu (20/6) sore. Pernyataannya tersebut didasari dari hasil pemeriksaan spesimen pada hari sebelumnya  sebanyak 19.917 sehingga jumlah total pemeriksaan sampai hari ini menjadi 621.156 spesimen.

Uji pemeriksaan yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 121 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 90 laboratorium dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 240 laboratorium tersebut didapatkan penambahan kasus positif per hari ini sebanyak 1.226 orang, sehingga jumlah total kasus positif menjadi 45.029 orang. Kemudian yang dinyatakan negatif pada hari ini berjumlah 6.651 orang, sehingga jumlah total hasil pemeriksaan negatif menjadi 331.489 orang.

Sementara itu Gugus Tugas juga berhasil menghimpun data penambahan pada pasien sembuh sebanyak 534 orang sehingga jumlah total kasus sembuh adalah 17.883 orang. Sedangkan untuk kasus meninggal bertambah 56 orang sehingga jumlah total kasus meninggal menjadi 2.429 orang.

Dalam kesmpatan tersebut, Yuri juga menyampaikan bahwa saat ini pemerintah masih melaksanakan pemantauan secara terus menerus terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 37.336 orang dan melaksanakan pengawasan secara ketat terhadap Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 13.150 orang.

Jumlah Terpapar Covid-19 Di Indonesia Per 20 Juni 2020. Sumber Gambar covid19.go.id

Menyinggung masalah jumlah penambahan kasus, Yuri memberikan penjelasan bahwa, data yang diperoleh dari 438 kota/kabupaten di 34 provinsi di seluruh tanah air menyimpulkan bahwa angka ini tidak tersebar merata di seluruh Indonesia, melainkan ada beberapa wilayah yang memiliki kasus penambahan dengan jumlah tinggi, namun ada beberapa yang tidak sama sekali melaporkan adanya penambahan kasus positif.

“Kalau kita lihat distribusinya, maka beberapa provinsi menunjukkan angka yang masih tinggi. Di antaranya adalah Jawa Timur hari ini melaporkan 394 positif baru dan 102 sembuh. Kemudian DKI Jakarta 180 orang positif baru dan 122 sembuh. Sementara Sulawesi Selatan 112 positif baru dan 76 sembuh. Jawa Tengah 98 kasus baru dan 20 sembuh. Sedangkan Kalimantan Selatan 83 orang kasus baru dan 25 sembuh,” jelas Yuri.

Ada 19 provinsi yang pada hari ini melaporkan penambahan kasus dibawah 10 dengan 7 provinsi yang melaporkan tidak ada penambahan sama sekali adanya penambahan. “namun beberapa daerah melaporkan penambahan kasus sembuh cukup signifikan, lebih banyak dari kasus baru seperti Banten hari ini melaporkan 15 kasus baru namun juga melaporkan 31 kasus sembuh, Sulawesi Tenggara melaporkan 3 kasus baru dan 10 orang sembuh. Sedangkan Kepulauan Riau melaporkan 1 kasus baru dan 10 orang sembuh,” ungkap Yuri.

Yuri juga tidak lupa selalu mengingatkan kepada masyarakat untuk disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan supaya aman dari penularan Covid-19 dan tetap produktif dalam menjalankan aktifitas sehari-hari.  

Sumber Berita: covid19.go.id

Tinggalkan Balasan