PENAMBAHAN KASUS POSITIF KEMBALI TEMBUS 1.111, PASIEN SEMBUH PESAT CAPAI 35.8 PERSEN

0
267
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id

JAKARTA. “tabloidnusantara.com”. Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyampaikan bahwa dalam 24 jam terakhir telah dilakukan pemeriksaan spesimen sebanyak 15.333 pada sehingga jumlah total pemeriksaan spesimen menjadi 478.953 orang, yang dilakukan  menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 110 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 80 laboratorium dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 208 lab.

Menurut Yuri, dari jumlah spesimen yang telah diupdate kita semua bisa melihat bahwa apabila dihitung secara nasional jumlah orang yang diperiksa, per 1 juta penduduk perbandingannya sangat sedikit. Namun harus dipahami bersama bahwa tiap-tiap daerah mempunyai ancaman epidemiologi yang berbeda.

“Kita tahu bahwa negara kita adalah negara kepulauan, lebih dari 17 ribu pulau dengan dibatasi selat dan laut, tentunya ini akan menjadi barrier terkait dengan resiko ancaman pandemi. Oleh karena itu tidak memiliki ancaman yang sama dari satu pulau kepulau yang lain, dari komunitas ke komunitas yang lain,” jelas Yuri dalam konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta, Jumat (2/6) sore.

Di bandingkan dengan negara seperti Korea dengan wilayah daratan dengan perbandingan penduduk 1 juta dan jumlah penduduk yang diperiksa adalah 20.810, Malaysia yang diperiksa sebanyak 19.120 dan Vietnam yang diperiksa sejumlah 2.827 dan kemudian angka tersebut dianalogikan terhadap upaya yang dilakukan Pemerintah DKI Jakarta maka per 1 juta penduduk Jakarta, telah diperiksa sebanyak 17.954 orang. “Artinya angka tersebut tidak mengesankan bahwa kita tidak menangani dengan baik. Ini semua adalah realisasi dari amanah yang diperintahkan presiden untuk melaksanakan pemeriksaan dengan masif,” terang Yuri.

Jumlah Terpapar Covid-19 Di Indonesia Per 12 Juni 2020. Sumber Gambar covid19.go.id

Sampai hari ini pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, mencatat penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 1.111 orang sehingga jumlah total menjadi 36.406 orang. Kemudian untuk pasien sembuh bertambah 577 orang sehingga jumlah total menjadi 13.213 orang. Sedangkan untuk kasus meninggal bertambah 48 orang, sehingga jumlah kasus kematian menjadi 2.048 orang.

Apabila kemudian dirincikan dari 5 wilayah dengan penambahan kasus per hari ini, Provinsi Jawa Timur menjadi yang tertinggi yakni 318 kasus baru dengan melaporkan 72 orang sembuh. DKI Jakarta bertambah kasus positif baru sebanyak 93 orang dan melaporkan pasien sembuh sejumlah 120 orang.

Sumatera Utara melaporkan penambahan 88 kasus positif baru tanpa adanya laporan sembuh. Sulawesi Utara melaporkan 65 kasus positif baru tanpa laporan sembuh dan Kalimantan Selatan melaporkan 60 kasus positif baru dengan 15 orang sembuh. Kemudian ada 14 provinsi yang melaporkan angka penambahannya dibawah 10 orang. Bahkan 6 provinsi tidak ada kenaikan sama sekali.

Beberapa wilayah melaporkan bahwa di daerahnya antara laporan penambahan kasus positif lebih rendah dibanding penambahan pasien sembuh, diantaranya Sulawesi Selatan dengan 58 kasus positif namun pasien sembuh 73 orang, Jawa Tengah dilaporkan 44 kasus positif namun pasien sembuh 50 orang, Sumatera Selatan 33 kasus positif baru namun dilaporkan 38 orang sembuh, Nusa Tenggara Barat 23 kasus positif dan 72 pasien sembuh, Jawa barat 19 kasus positif baru dan 41 pasien sembuh. Sumatera Barat 10 kasus baru 15 sembuh, Kalimantan timur 8 kasus baru dan melaporkan 11 sembuh.

Dari data tersebut prosentase kesembuhan jauh lebih tinggi dibandingkan kematian. Prosentase kesembuhan sesuai data 35,8 persen sedangkan prosentase kematian berada di kisaran 5,67 persen.

Sementara itu pemerintah masih melaksanakan pemantauan secara terus menerus terhadap  Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 37.538 orang dan  melaksanakan pengawasan secara ketat terhadap Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 13.923 orang. Sejumlah  424 kabupaten/kota dari 34 provinsi di Tanah Air sudah terdampak.

Sumber Berita: covid19.go.id

Tinggalkan Balasan