PENAMBAHAN KASUS POSITIF COVID-19 CAPAI ANGKA TERTINGGI SEJAK KASUS PERTAMA DILAPORKAN

0
13
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid.go.id
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid.go.id

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Penambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia pada hari ini mencapai titik tertinggi sejak kasus pertama dilaporkan pada tanggal 2 Maret 2020. Penambahan sebanyak 993 kasus positif, menambah perbendaharaan kasus positif Covid-19 secara keseluruhan di tanah air sebanyak 30.514 orang.  

Kontribusi jumlah penambahan kasus positif terbanyak berasal dari Provinsi Jawa Timur sebanyak 286 kasus, meski jumlah pasien sembuh juga dilaporkan meningkat secara signifikan sebanyak 154 kasus. Kemudian di bawah Jawa Timur ada DKI Jakarta yang melaporkan penambahan kasus sebanyak 104, disusul Papua 87, Sulawesi Utara 79 dan Sumatera Utara 68 orang.

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto mengungkapkan bahwa kenaikan ini harus disikapi secara bijak dengan terus disiplin mematuhi protokol kesehatan. Penekanan dan anjuran pemerintah terutama dalam menjaga jarak dan membiasakan diri untuk selalu menggunakan masker menjadi sangat penting untuk dipatuhi.   

“Mari kita disiplin menjaga jarak setidaknya 1,5 meter, ini penting karena kita tidak pernah tahu siapa yang sakit dan yang sehat. Data yang dihimpun, hampir 80 persen tidak memiliki gejala apapun, sehingga yang bersangkutan merasa baik-baik saja. Inilah yang menjadi resiko tebesar dari sumber penularan,” tegas Yuri dalam konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta, Sabtu (6/6) sore.

Berdasarkan data yang dapat dihimpun Gugus Tugas dalam 24 jam terakhir, penambahan signifikan juga terjadi pada jumlah pasien sembuh. Penambahan 464 orang pasien sembuh pada hari ini menambah jumlah akumulatif sebanyak 9.907 orang. Sedangkan penambahan kasus kematian pada hari ini tercatat 31 orang sehingga jumlah akumulatif menjadi 1.801 orang.

Yuri menjelaskan bahwa akumulasi data kasus tersebut diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak 394.068 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 103 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 67 laboratorium dan Laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 192 lab. “Secara keseluruhan, 264.740 orang telah diperiksa dan hasilnya 30.514 positif dan 234.226 dinyatakan negatif,” jelas Yuri.

Jumlah Terpapar Covid-19 Di Indonesia Per 6 Juni 2020. Sumber Gambar covid19.go.id

Dalam penjelasannya Yuri juga mengungkapkan bahwa pemerintah masih melaksanakan pemantauan secara terus menerus Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 46.571 orang dan melaksanakan pengawasan secara ketat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 13.347 orang. Sejumlah 421 kota/kabupaten dari 34 provinsi di tanah air sudah terdampak virus corona ini.

Menyikapi perkembangan data yang telah disampaikan, selain jaga jarak Achmad Yurianto juga mengingatkan kepada masyarakat untuk membudayakan kebiasaan menggunakan masker dengan benar saat keluar rumah, saling mengingatkan pada masyarakat yang belum menerapkan protokol kesehatan serta rutin mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan air yang mengalir.

Sumber Berita: covid19.go.id dan kemkes.go.id

Tinggalkan Balasan