PENAMBAHAN KASUS POSITIF 1.106 ORANG, JUMLAH AKUMULASI POSITIF TEMBUS 40.400 KASUS

0
77
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Pandemi Covid-19 di Indonesia masih terus berlangsung dan masih terus menyebar. Dalam waktu 24 jam terakhir terhitung mulai hari Senin (15/6) pukul 12.00 WIB sampai dengan hari Selasa (16/6) pukul 12.00 WIB, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 beserta jajarannya telah memeriksa spesimen sebanyak 17.052 dan akumulasinya menjadi 540.115 spesimen.

Dari pemeriksaan keseluruhan, didapatkan penambahan kasus positif per hari ini sebanyak 1.106 orang sehingga secara akumulasi kasus positif menjadi 40.400 orang. Sedangkan jumlah negatif per hari ini berjumlah 9.013 orang sehingga jumlah total negatif menjadi 298.909 orang

Dalam konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta pada hari Selasa (16/6) sore, Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Ahmad Yurianto menyampaikan bahwa pemeriksaan tersebut dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 110 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 82 laboratorium dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 222 lab.

Menurut Yuri penambahan juga terjadi pada jumlah pasien sembuh sejumlah 580 orang, sehingga jumlah total pasien sembuh setelah terdampak Covid-19 menjadi 15.703 orang. Sedangkan jumlah kasus kematian bertambah 33 orang sehingga jumah total kasus kematian menjadi 2.231 orang.

Jumlah Terpapar Covid-19 Di Indonesia Per 16 Juni 2020. Sumber Gambar covid.go.id

Yuri menjelaskan bahwa penambahan kasus positif, masih didominasi beberapa daerah seperti Jawa Timur yang melaporkan 245 kasus positif dan 71 orang sembuh. Sulawesi Selatan hari ini melaporkan 175 kasus positif baru dan 44 orang sembuh. Kalimantan Selatan melaporkan 169 kasus positif baru dan 6 orang sembuh. Provinsi DKI Jakarta melaporkan penambahan kasus positif baru sejumlah 101 orang dan 134 orang sembuh. Sedangkan Provinsi Jawa Tengan melaporkan sejumlah 56 kasus positif baru dan 30 orang sembuh.

Penambahan kasus positif baru dari beberapa daerah tersebut menurut penjelasan Yuri, didapatkan dari tracking yang agresif dari setiap kasus positif yang dirawat. Penambahan kasus baru juga merupakan gambaran bahwa kontak dekat yang kemudian dilakukan tracking secara agresif dan dilakukan testing secara masif, menunjukkan hasil yang cukup banyak.

“Ini menjadi penting, karena kasus-kasus ini memerlukan edukasi untuk melakukan isolasi secara mandiri sesuai dengan protokol yang telah diberikan. Apabila menunjukkan gejala yang membutuhkan rawatan maka akan dibawa kerumah sakit untuk dilakukan perawatan. Hal ini dilakukan untuk memutus rantai penularan Covid-19,” tegas Yuri.

Sejumlah 431 kota/kabupaten dari 34 provinsi di seluruh tanah air yang terdampak menunjukkan data dengan jumlah yang tidak merata, melainkan ada beberapa wilayah yang memiliki kasus penambahan dengan jumlah tinggi dan ada beberapa daerah yang melaporkan jumlah kasus positif baru dengan jumlah yang sedikit namun melaporkan dengan penambahan kasus sembuh yang cukup signifikan

Daerah tersebut meliputi Papua, yang hari ini melaporkan 32 kasus positif baru namun melaporkan 103 orang sembuh. Provinsi Banten melaporkan 34 kasus baru dan melaporkan 25 sembuh. Sumatera Barat melaporkan 6 kasus baru namun melaporkan 36 orang sembuh.

Sementara itu 18 provinsi hari ini melaporkan penambahan kasus positif dibawah 10 bahkan ada 7 provinsi tidak ada sama sekali melaporkan adanya penambahan kasus positif.

Saat ini, pemerintah masih melakukan pemantauan secara terus menerus terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 29.124 orang dan melaksanakan pengawasan secara ketat terhadap Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 13.510 orang.

Sumber Berita: covid19.go.id

Tinggalkan Balasan