PEMERINTAH OPTIMIS JUMLAH PASIEN SEMBUH COVID-19 MENINGKAT

0
484
Achmad Yurianto. Sumber Gambar https://covid19.go.id/
Achmad Yurianto. Sumber Gambar https://covid19.go.id/

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Pemerintah semakin yakin dan optimis jumlah pasien sembuh Covid-19 di Indonesia semakin banyak. Pernyataan tersebut disampaikan Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta, Senin (29/6) sore.

Keyakinan pemerintah ini didasari dengan adanya data, bahwa 4 provinsi melaporkan jumlah pasien sembuh lebih besar daripada penambahan kasus positif seperti di Provinsi Papua yang melaporkan penambahan 3 kasus positif baru namun melaporkan 105 orang sembuh, Sumatera Selatan melaporkan 23 kasus positif baru namun melaporkan 66 orang sembuh, Maluku melaporkan 15 kasus positif baru namun melaporkan 27 orang sembuh.

“Bahkan Kepulauan Riau melaporkan tidak ada penambahan kasus baru namun melaporkan 6 orang sembuh,” jelas Yuri.

Optimisme

Keoptimisan ini juga semakin kuat dengan adanya pengkajian yang dilakukan Gugus Tugas untuk membandingkan prosentase rata-rata angka sembuh dunia yang berkisar 54,15 persen dengan rata-rata angka sembuh nasional yang berkisar 41,48 persen.

“Memang rata-rata angka sembuh nasional kita masih dibawah rata-rata angka sembuh dunia, namun dengan melihat rata-rata angka sembuh dunia, maka ada 18 provinsi yang rata-rata angka sembuhnya diatas rata-rata angka sembuh dunia, bahkan ada 5 Provinsi yang rata-rata angka sembuhnya lebih dari 80 persen seperti Bangka Belitung, Yogyakarta, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat dan Gorontalo,” jelas Yuri.

Selanjutnya Yuri mengungkapkan bahwa dalam 24 jam terakhir, jumlah pasien sembuh bertambah 864 orang, sehingga jumlah total pasien sembuh menjadi 23.800 orang. Sedangkan penambahan kasus meninggal hari ini sebanyak 51 orang, sehingga jumlah total kasus meninggal menjadi 2.805 orang.

BACA JUGA: KASUS POSITIF COVID-19 MENINGKAT 1.198, JUMLAH PASIEN SEMBUH MENINGKAT SIGNIFIKAN 1.027

Menyikapi prosentase rata-rata angka kematian nasional saat ini, Yuri menjelaskan bahwa prosentase rata-rata angka kematian nasional 5,15 persen masih lebih tinggi dari prosentase rata-rata angka kematian dunia 5,01 persen. “Walaupun prosentase rata-rata angka kematian nasional lebih rendah dari Jepang yaitu sebesar 5,30 persen, namun 23 provinsi memiliki prosentase lebih rendah dari prosentase rata-rata angka kematian dunia,” terang Yuri.

“Ini yang kemudian kita yakini bahwa optimisme kita kesembuhan pasien dengan covid-19 ini semakin baik,” tegas Yuri melanjutkan.

Kasus Positif

Sebelumnya Yuri juga memaparkan bahwa hari ini, Gugus Tugas telah melakukan uji pemeriksaan spesimen menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 144 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 102 laboratorium dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 266 laboratorium sebanyak 11.783 spesimen dan total akumulasi yang telah diuji menjadi 782.383.

Data Perkembangan Covid-19 Di Indonesia Per 29 Juni 2020. Sumber Gambar https://covid19.go.id/

Dari pemeriksaan keseluruhan, didapatkan penambahan kasus positif per hari ini sebanyak 1.082 sehingga secara akumulasi menjadi positif 55.092 orang. Data tersebut diambil di 448 kota/kabupaten dari 34 provinsi di seluruh Tanah Air.

“Kalau kita lihat distribusi sebarannya, maka Jawa Timur hari ini melaporkan 297 kasus baru, namun juga melaporkan 171 kasus sembuh. Jawa Tengah 198, kasus baru, dengan 43 sembuh. Sulawesi Selatan, 188 kasus, dengan 52 sembuh, DKI Jakarta, melaporkan 125 kasus baru, dan 254 kasus sembuh. Kalimantan Tengah, 47 kasus baru, dan 49 kasus sembuh,” jelas Yuri. 

Selanjutnya, pemerintah juga masih melaksanakan pemantauan secara terus menerus terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 41.605 orang dan melaksanakan pengawasan secara ketat terhadap Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 13.335 orang.

Sumber Berita : https://covid19.go.id/

Tinggalkan Balasan