PEDULI PENDIDIKAN DI DAERAH PERBATASAN, SATGAS YONIF 725/WOROAGI BAGIKAN BUKU PELAJARAN

0
77

TNI Peduli Akan Pendidikan Di Wilayah Perbatasan Satgas 725/Woroagi Bagikan Buku

PAPUA – Tidak hanya menjaga wilayah perbatasan,  Satgas Pamtas Yonif 725/Woroagi yang bertugas di daerah perbatasan RI-PNG juga peduli akan Dunia Pendidikan.

Seperti halnya yang dilakukan oleh anggota TNI khusunya Satgas Yonif 725/Woroagi Pos Kotis yang dipimpin oleh Kapten Inf Darul Ulum membagikan buku pelajaran maupun buku tulis kepada murid SD dan SMP di Distrik Senggi, Kab. Keerom.

Dalam rangka memperingati Hari Buku Anak se-Dunia yang jatuh pada tanggal 2 april 2019, Kapten Inf Darul Ulum bersama 10 orang anggotanya membagikan buku tulis kepada anak-anak sekolah di daerah perbatasan RI -PNG. Kegiatan pembagian buku tulis ini dilaksanakan di SD YYPK Woslay dan SMPN 1 Senggi, Distrik Senggi, Kab. Keerom. 

Terlihat jelas dari raut wajah lugu mereka tampak riang dan bahagia saat menerima pembagian buku dari  Prajurit Satgas Yonif 725/Woroagi. Menurut salah satu Guru SD YYPK Woslay Bapak Aser (45th) baru pertama kali ada pembagian buku anggota Satgas. “Kami sangat berterima kasih kepada anggota Satgas Yonif 725/Woroagi, karena sebelumnya belum ada yang membagikan buku seperti ini dari Satgas sebelumnya, kami dan para murid sangat senang atas kepedulian dari anggota TNI”, ujarnya.

Dansatgas Pamtas Yonif 725/Woroagi  Letkol Inf Hendry Ginting S., S.I.P. mengatakan bahwa,  “kegiatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian  TNI terhadap dunia pendidikan, khususnya di perbatasan  RI-PNG tempat kami bertugas sekarang selama 9 bulan lamanya, kami juga senang bisa membantu dan meringankan beban mereka walaupun ini hanya 2 buku dan 1 pena atau pensil perorang untuk para murid, tapi dengan adanya hal tersebut bisa menunbuhkan semangat dan motivasi mereka dalam menuntut ilmu, baik itu untuk saat ini maupun yang akan datang”, kata Letkol Hendry Ginting.

Sebelumnya Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 725/Woroagi juga telah beberapa kali membagikan buku kepada sekolah-sekolah di daerah perbatasan. Ini adalah sebuah usaha yang patut diapresiasi dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan kecerdasan bagi anak-anak yang berada di daerah perbatasan RI-PNG

Tinggalkan Balasan