PANGLIMA TNI DAN KAPOLRI MELAKUKAN SAFARI RAMADHAN KE KODAM III/SILIWANGI

0
95
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian melakukan kunjungan kerja sekaligus melakukan Safari Ramadhan ke Makodam III/Siliwangi, Senin (13/5/2019).

Panglima TNI mengaku bahwa ia merasa bangga bisa berkunjung ke Makodam III/Siliwangi dan disambut oleh Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono yang menurut Panglima berpenampilan unik, menggunakan kaca mata, gamis, dan tidak lupa membawa rantang.

“Ini kunjungan daerah saya yang ketiga, ke Kodam III/Siliwangi merupakan kunjungan perdana saya. Saya kira tadi disambut oleh Anoa, tapi hari ini disambut Pangdam III/Siliwangi yang awalnya Saya kira Habib Alwi,” katanya.

Dalam sambutannya, Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa Bangsa Indonesia baru saja menyelesaikan pesta besar pada 17 April 2019.

Rasa syukur diucapkannya karena acara tersebut bisa berjalan secara aman, damai, dan demokratis.

Pada 22 Mei 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan mengumumkan hasil untuk menentukan siapa yang akan melanjutkan kepemimpinan Indonesia periode 2019-2024.

Apresiasi setinggi-tingginya juga disampaikan oleh Panglima TNI kepada personel TNI dan Polri yang sudah sangat gigih dan disiplin selama proses kampanye selama tujuh bulan hingga proses pencoblosan.

“Mari menenangkan diri di bulan suci ini, tugas belum selesai, masih ada pentahapan berikutnya yang menuntut anggota TNI dan Polri harus mampu mengamankannya agar bisa berjalan dengan baik. Jawa Barat khususnya Bandung merupakan penyangga Ibu kota, apa yang terjadi di Jawa Barat bisa berpengaruh langsung ke Jakarta,” katanya.

Panglima TNI meminta TNI dan Polri harus benar-benar waspada dalam menyikapi segala sesuatu yang terjadi pasca Pemilu 2019.

Ia mengajak kepada personel TNI, Polri, dan seluruh lapisan masyarakat agar membangun kesadaran di tengah masyarakat bahwa perbedaan dalam Pemilu jangan mengakibatkan perpecahan sesama anak bangsa.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjelaskan bahwa memang masih terdapat kekurangan.

Tapi Ia berharap, agar kekurangan tersebut tidak menjadi alat pemecah anak bangsa.

Kekurangan tersebut diharapkan menjadi introspeksi diri dan diselesaikan secara konstitusional.

“Semoga berkah di bulan suci menjadikan persaudaraan Bangsa Indonesia semakin kuat. Semoga sesama anak bangsa saling memaafkan dan kembali merajut silaturahmi yang sempat sedikit renggang akibat perbedaan pilihan. Semoga Allah memberikan kedamaian bagi Bangsa Indonesia,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Tinggalkan Balasan