PANGDAM XVII/CENDERAWASIH AKAN TINDAK TEGAS JIKA ANGGOTANYA BERSALAH

0
42
Dok. Ilustrasi meninggalnya korban

PAPUA, “tabloidnusantara.com” – Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab, tidak akan segan-segan menindak tegas anggotanya jika terbukti bersalah, terkait meninggalnya warga Asiki, Distrik Jair, Kabupaten Bovendigul, An. Oktovianus Warip yang diduga dilakukan oleh oknum Personel Satgas Yonif Mekanis 516/CY.

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol Arm Reza Nur Patria, menyampaikan terkait kejadian yang menyebabkan meninggalnya warga asiki, bahwa kronologis kejadian ketika pada tanggal 18 Juli 2020 Satgas Yonif Mekanis 516/CY mendapat laporan dari masyarakat terkait tindakan pencurian yang dilakukan oleh salah seorang warga Asiki an. Oktovianus.

BACA JUGA : DANREM 172/PWY LEPAS TIGA BATALYON PURNA TUGAS

Setelah mendapat laporan, Personel Pos Kout Yonif Mekanis 516/CY yang dipimpin oleh Sertu Jaini melaksanakan patroli di sekitar wilayah Asiki guna mencari keberadaan pelaku pencurian. “Ungkapnya.

Pada 24 Juli 2020 personel Satgas Pamtas Yonif Mekanis 516/CY yang baru saja selesai melaksanakan karya bakti di Pura Siwaloka, mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa Sdr. Oktovianus berada di Pasar Asiki.

“Mendapat laporan tersebut,  personel Pos Kout Yonif Mekanis 516/CY mencarinya dan berhasil menemukan Oktovianus di belakang SMP Asiki, kemudian dibawa menuju ke Pos Kout Yonif Mekanis 516/CY untuk dilakukan pemeriksaan. “Jelasnya.

Setelah pemeriksaan selesai, tiba-tiba Oktovianus mengaku merasa pusing dan lemas, mendengar hal tersebut Wadan Satgas Yonif Mekanis 516/CY memerintahkan Bintara kesehatan Satgas untuk memeriksa kondisi kesehatan Sdr. Oktovianus.

“Melihat kondisinya yang semakin menurun, korban dibawa ke Klinik Asiki untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut oleh Dokter Firman langsung memberikan tindakan medis terhadap Sdr. Oktovianus, akan tetapi tidak lama berselang Oktovianus dinyatakan telah meninggal dunia.

Selanjutnya Pada tanggal, 25 Juli 2020 Anggota TNI yang dipimpin langsung Dandim 1711/BVD Letkol Inf Candra Kurniawan, membantu keluarga korban untuk semua proses pemakaman hingga selesai.

Kami turut berduka cita kepada pihak keluarga yang ditinggalkan, serta warga yang hadir di rumah duka, dan Saya ucapkan rasa terima kasih karena selama proses pengurusan jenazah sampai pemakaman berjalan dengan aman. “Kata Dandim.

BACA JUGA : 1.484 MIRAS DAN GANJA HASIL SITAAN SATGAS DI MUSNAHKAN DI KOREM 172/PWY

Terkait dengan kejadian ini, sedang dilaksanakan pendalaman dan investigasi secara menyeluruh oleh Danrem 174/ATW dan Pomdam XVII/Cenderawasih terhadap oknum personel yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut. “ujarnya.

Bila terbukti benar-benar bersalah akan diproses sesuai dengan Hukum dan ketentuan yang berlaku hingga hukuman tambahan pemecatan dari dinas Aktif TNI AD bagi personel yang secara sah terbukti bersalah,” tegas Kapendam.

Tinggalkan Balasan