“LESTARIKAN BUDAYA KEBERSIHAN, SATGAS YONIF 725/WRG AJARKAN CUCI TANGAN KEPADA MURID SD”

0
249
Dok. Pos Kotis Satgas Yonif 725/Woroagi Pos Kotis menggandeng Puskesmas Senggi mendatangi SD YPPK Kampung Namla, Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, untuk mengajari anak-anak tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. Pada Selasa, (30/4).

Disamping menjalani tugasnya menjaga daerah perbatasan RI-PNG, Satgas Yonif 725/Woroagi juga fokus melayani di bidang kesehatan masyakarat. Seperti yang dilakukan oleh anggota Pos Kotis Satgas Yonif 725/Woroagi yang dipimpin oleh Danton Kes Letda Ckm Edison Hasibuan bersama anggotanya dan  menggandeng Puskesmas Senggi mendatangi SD YPPK Kampung Namla, Distrik Senggi, Kabupaten Keerom, untuk mengajari anak-anak tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.  Pada Selasa, (30/4).

Dimana salah satu cara untuk menjaga kesehatan yang diajarkan adalah mencuci tangan, walaupun terdengar sepele ternyata membersihkan tangan sangat berperan penting terhadap kesehatan tubuh. Pasalnya, kata Letda Ckm Edison Hasibuan, tangan menjadi salah satu organ tubuh yang paling banyak bersentuhan langsung dengan benda dan sebagianya, lewat tangan ini pula bakteri maupun kuman bisa masuk ke dalam tubuh.

“Cucilah tangan tiap kali habis melakukan aktivitas ditempat yang kotor, ketika hendak makan membersihkan kedua tangan sangat wajib untuk mencegah masuknya kuman maupun bakteri jahat yang masuk ke dalam tubuh. Sebab tangan merupakan bagian tubuh yang kita gunakan untuk menghantar makanan agar sampai ke mulut, lalu diteruskan ke bagian dalam organ tubuh yang lain, oleh karena itu wajib bagi kita untuk terus memperhatikan kenersihan tangan kita”, “katanya.

Dalam membersihkan tangan, tidak boleh asal masuk ke dalam air, akan lebih bagus dibersihkan kedua tangan dengan air yang mengalir seperti di kran air, lalu gosok kedua tangan menggunakan sabun batang maupun sabun khusus sangat ditekankan, sehingga penggunaan sabun bisa meminimalisir tertinggalnya kuman dan bakteri.

“Kuku panjang juga sangat rentan ditempati kuman. Sela-sela jari juga sama, maka dari itu memotong kuku yang panjang harus diterapkan di sekolah  dan mencuci tangan pakai sabun sangat bagus untuk mengusir kuman dan bakteri sebagai pembawa biang penyakit”, lanjut Letda CKM Edison.

Di lain tempat Komandan Satgas Yonif 725/Woroagi Letkol Inf Hendry Ginting S., S. I.P. mengatakan ia dan anggotanya akan selalu memberikan pelajaran dan pelayanan serta pengetahuan yang baik bagi para murid maupun masyarakat yang ada di Wilayah pedalaman. “Kita akan terus melakukan kegiatan-kegiatan sosial yang berhubungan dengan masyarakat, utamanya kepada anak-anak yang nantinya akan menjadi generasi bangsa yang akan datang, sehingga harapannya apa yang kita berikan dapat bermanfaat dan menjadi hal positif bagi mereka”,”Tambah Komandan Satgas Yonif 725/Woroagi Letkol Inf Hendry Ginting S., S. I.P.

Selanjutnya Guru Sekolah Dasar SD YPPK Namla sangat menyambut baik dan mengapresiasi dengan adanya kegiatan yang dilakukan oleh anggota Satgas Yonif 725/Woroagi. “kami dan para murid turut senang dengan apa yang diajarkan oleh para anggota TNI,  saya berharap lebih banyak lagi kegiatan yang dilaksanakan di sekolah kami”, ungkap Kepala Sekolah Ibu Elina.

Tinggalkan Balasan