LEBARAN KEDUA KASUS POSITIF BERTAMBAH 479 ORANG, PEMERINTAH KELUARKAN SURAT EDARAN TENTANG SURAT IJIN KELUAR MASUK WILAYAH

0
18
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”.- Pada hari kedua Idul Fitri pemerintah melalui Juru Bicara Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto kembali mengumumkan perkembangan penyebaran Covid-19 berdasarkan data yang dihimpun dari seluruh tanah air, dalam 24 jam terakhir terhitung mulai hari Minggu (24/5) pukul 12.00 WIB sampai dengan hari Senin (25/5) pukul 12.00 WIB di Gedung BNPB Jakarta, Senin (25/5) sore.

Dalam konferensi persnya, Achmad Yurianto mengumumkan bahwa hari ini terdapat penambahan pasien terkonfirmasi positif sebanyak 479 orang, sehingga jumlah total kasus positif sampai hari ini adalah 22.750 orang. Sedangkan pada data pasien sembuh terdapat penambahan sebanyak 240 orang, sehingga jumlah total pasien sembuh pada hari ini menjadi 5.642 orang. “Pada pasien yang meninggal, hari ini tercatat data 19 orang sehingga jumlah total meninggal menjadi 1.391 orang,” jelas Yuri.

Data tersebut menurut Yuri didasari dari akumulasi data kasus dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak 256.946 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 87 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 40 laboratorium dan Laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 152 lab. Secara keseluruhan, 183.192 orang telah diperiksa dan hasilnya 22.750 positif dan 160.442 negatif.

Kemudian untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang masih dipantau ada sebanyak 49.361 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih diawasi ada 12.342 orang. Sejumlah 405 kota/kabupaten dari 34 provinsi di seluruh tanah air sudah terdampak virus corona ini.

Infografis Covid-19 Indonesia 25 Mei 2020. Sumber Gambar covid19.go.id

Berdasarkan data yang diterima Gugus Tugas, untuk tiga wilayah dengan kasus konfirmasi terbesar adalah DKI Jakarta dengan kasus konfirmasi positif sebanyak 6.709 orang, sedangkan pasien sembuh sebanyak 1.655 orang dan meninggal sebanyak 501 orang. Jawa Timur dengan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 3.886 orang, sedangkan kasus sembuh sebanyak 489 orang dan meninggal sebanyak 292 orang. Jawa Barat tercatat kasus terkonfirmasi positif sebanyak 2.113 orang, sedangkan pasien sembuh sebanyak 479 orang dan meninggal sebanyak 128 orang.  

Dalam konferensi pers sebelumnya, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Munardo menghimbau agar masyarakat mematuhi ketentuan yang telah dikeluarkan pemerintah dalam hal ini surat edaran yang dikeluarkan Gugus Tugas. Aturan tersebut berkaitan dengan orang yang bepergian menunjukkan surat keterangan telah melaksanakan pemeriksaan menggunakan rapid test untuk jangka kadaluwarsa 3 hari dan pemeriksaan menggunakan  PCR test untuk jangka kadaluwarsa 7 hari, terutama disetiap pemeriksaan, di bandara, di pelabuhan maupun di cek point-point selama melaksanakan perjalanan darat termasuk perjalanan menggunakan kereta api.

“Saya menghimbau agar setiap orang yang melaksanakan bepergian melakukan test pemeriksaan lebih dahulu di titik pemberangkatan, untuk mendapatkan surat keterangan ini, apabila tidak mempunyai maka anda akan diperintahkan kembali,” tegas Ketua Gugus Tugas.

Pernyataan Ketua Gugus Tugas tersebut seiring dengan pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam konferensi pers yang menyampaikan bahwa Provinsi DKI Jakarta memberlakukan Peraturan Gubernur No 47 Tahun 2020 tentang Surat Keterangan Keluar Masuk DKI Jakarta. Peraturan tersebut mengatur setiap orang yang ingin bepergian keluar DKI Jakarta, begitu sebaliknya mengatur setiap orang yang ingi masuk ke wilayah DKI Jakarta.

“Setiap orang harus mentaati peraturan itu dengan mendapatkan surat ijin dan surat keterangan sesuai mekanisme yang di sampaikan Ketua Gugus Tugas tadi,” tegas Anies. Kebijakan ini, menurut Anies akan diberlakukan dengan tegas sebagai upaya untuk mempercepat upaya agar penyebaran tidak meluas. “Dua bulan terakhir ini lebih dari 25 juta lebih personel bekerja keras untuk berusaha menjaga dan menurunkan tingkat penularan Covid-19, Kita tidak mau kerja keras kita batal, karena muncul gelombang baru penularan Covid-19,” tegas Anies. Format dan ketentuan atuaran tersebut dapat di peroleh dengan melihat website dengan alamat corona.jakarta.go.id.

Sumber Berita: covid19.go.id

Tinggalkan Balasan