LAKUKAN CONTACT TRACKING LEBIH AGRESIF, DITEMUKAN KASUS POSITIF 1.241 MELEBIHI REKOR HARI KEMAREN

0
24
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada hari ini Rabu (10/6) berhasil meghimpun data penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 1.241 orang, sehingga totalnya menjadi 34.316 orang. Penambahan yang tinggi melebihi rekor penambahan hari kemaren, Selasa (9/6) menurut Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dikarenakan pemerintah melaksanakan contact tracking yang lebih agresif dari hari-hari sebelumnya.

Kemudian untuk pasien sembuh bertambah 715 orang sehingga jumlah total kasus sembuh setelah terpapar Covid-19 sampai hari ini sebanyaki 12.129 orang. “Sedangkan penambahan kasus kematian bertambah 36 orang sehingga sampai hari ini jumlah total menjadi 1.959 orang,” papar Yuri dalam konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta, Rabu (10/6) sore.

Akumulasi data kasus tersebut menurut Yuri, diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak 446.918 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 103 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 77 laboratorium dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 204 lab. Secara keseluruhan, 287.476 orang telah diperiksa dan yang dinyatakan positif sebanyak 34.314 positif, sementara yang dinyatakan negatif sebanyak 253.162 orang.

Sementara itu dijelaskan juga bahwa pemerintah masih melakukan pemantauan secara terus menerus terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 43.945 orang dan melaksanakan pengawasan secara ketat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 14.242 orang. Sejumlah 424 kota/kabupaten dari 34 provinsi di tanah air sudah terdampak virus corona ini.

Jumlah Terpapar Covid-19 Di Indonesia Per 10 Juni 2020. Sumber Gambar covid19.go.id

Sementara itu, data provinsi 5 besar dengan kasus positif terbanyak adalah Jawa Timur dengan kasus positif 273 orang dan 97 orang sembuh. Sulawesi Selatan melaporkan 189 kasus positif dan 53 orang sembuh,  DKI Jakarta melaporkan 157 orang terkonfirmasi positif dengan 146 orang dilaporkan sembuh. Jawa tengah meningkat dengan kasus positif 139 orang dan melaporkan 118 orang sembuh. Kalimantan Selatan tercatat 127 orang terkonfirmasi positif dan melaporkan 10 orang sembuh.

Yuri menegaskan bahwa dari kinerja data dapat dilihat bahwa secara keseluruhan angka penambahan meningkat tetapi kalau dilihat dari sebaran per provinsi, sebenarnya sebagian besar provinsi  sudah dalam kondisi stabil. Beberapa provinsi meningkat karena contact tracking yang dilakukan lebih agresif, ini sejalan dengan arahan presiden untuk melaksanakan kontak tresing lebih agresif lagi.

“Saudara-saudara sekalian, mari kita pahami kembali bahwa kasus ini terjadi karena penularan masih terjadi. Artinya masih ada orang yang sakit yang tidak melakukan isolasi diri dengan baik yang berada ditengah-tengah masyarakat serta masih ada masyarakat yang rentan, karena prilakunya belum menjalankan secara disiplin, secara baik dan secara benar protokol kesehatan, untuk menjaga jarak, memakai masker dan cuci tangan.

Menurutnya pelaksanaan protokol kesehatan secara disiplin, baik dan benar harus dilakukan bersama-sama, karena dengan cara seperti inilah kita akan bisa mengendalikan keseluruhan dampak dibidang kesehatan dari pendemi Covid-19.  “Mudah-mudahan ini jadi pegangan kita bersama agar komitmen kita tetap kuat untuk kemudian mengendalikan penyakit ini,” tutup Yuri.

Sumber Berita: covid19.go.id

Tinggalkan Balasan