KOMISIONER KPU MOROTAI DIDUGA MELAKUKAN KECURANGAN

0
90

Sejumlah Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (Kpud) Kabupaten Pulau Morotai Melakukan Kecurangan Terhadap Salah Satu Calon Legislatif

MOROTAI-Beredar informasi bahwa sejumlah Komisioner Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Pulau Morotai melakukan kecurangan terhadap salah satu Calon Legislatif (Caleg) dari Partai Hanura provinsi Malut ke Anghani Tanjung yang juga caleg di partai yang sama.

Berdasarkan informasi yang dihimpun koran ini, sejumlah komisioner KPUD Morotai yang mencoba melakukan kecurangan dengan menghilangkan suara sejumlah Caleg Partai Hanura dapil Morotai Halut dengan mendongkrak suara Caleg Anghany Tanjung itu dilakukan dengan menginstruksikan kepada sejumlah anggota Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) di Kabupaten Morotai. Komisioner KPUD Morotai yang diduga melakukan setting kecurangan itu diantaranya Luth Djaguna, Takdir Abd Aziz dan Irwan Abbas.

Selain itu juga, dikabarkan, tiga komisioner itu juga akan melakukan kecurangan suara dengan menghilangkan perolehan suara caleg yang dianggap tidak lolos menuju kursi DPRD dengan mendorong Caleg tertentu untuk memenuhi kursi di DPRD.”ada instruksi dari 3 anggota KPUD Morotai, agar bisa mendongkrak suara Anghani Tanjung dari Hanura.”ucap salah satu sumber di Kecamatan Morotai Utara kepada media ini. Menurutnya, jika ini tidak di antisipasi maka, dipastikan kecurangan itu bisa terjadi. Sementara, pelaksanaan perhitungan suara ditingkat PPK akan dilaksanakan besok (hari ini).

Terkait dugaan kecurangan itu Takdir Abd Aziz lewat pesan singkat marah besar. Sebab, isu itu adalah bagian dari fitnah terhadapnya.”Ce sapa itu? Sabarang saja. Dong foya itu tarada yang betul. Fitanah sampe.”cetusnya

Hal yang sama juga disampaikan Irwan Abbas Devisi Data melalui sambungan telpon, mengatakan, isu yang berkembang diluar itu sangatlah tidak benar.”isu itu tidak benar, karena resikonya sangat besar, 4 tahun penjara baru didenda lagi, saya harus sampaikan bahwa hasil pemilu itu publik semua sudah tahu, kita sudah amankan form C1 berdasarkan konstitusi, bahkan kita juga sudah scan hasilnya ke portal KPU RI.”katanya

Saat ini kata Dia, sudah 95 persen data form C1 yang sudah terkumpul di KPUD Morotai, dan sisanya lagi masih dalam proses, sehingga untuk potensi kecurangan sangat sulit dilakukan,”datanya sudah 95 persen terkumpul mulai dari Kecamatan Mortim 100 persen, Morut, Morja, sisanya yang belum masuk itu dari Jaya 5 TPS, dan Mosel 13 TPS, saya sudah minta agar dipercepat yang sisanya, walaupun sudah 95 persen data terkumpul tapi scannya sedikit terkendala karena jaringan.”tuturnya sembari meminta agar masyarakat atau Caleg bisa datang ke kantor KPUD Morotai untuk memastikan apakah KPUD bermain curang atau tidak.(ojemona)

Tinggalkan Balasan