KODIM 1707/MERAUKE PERINGATAN ISRA’ MI’RAJ NABI MUHAMMAD SAW 1440 H

0
106

Satuan Jajaran Kodim 1707/Merauke, Dalam Rangka Memperingati Isra’ Mi’raj, Adalah Sebagai Momentum Bagi Prajurit Untuk Mendekatkan Diri Kepada ALLAH SWT.

Komandan Kodim 1707/Merauke Letkol Inf Eka Ganta Chandra, S.I.P. memimpin langsung kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1440 H/2019 M di Masjid AL Azhar Makodim 1707/Merauke Jln. Raya Mandala Distrik Merauke Kabupaten Merauke. Selasa (09/04/19).

Turut hadir pada kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Makodim 1707/Merauke kali ini Danramil 1707-05/Merauke Abd. Rahim AS., para Perwira Staf Kodim 1707/Merauke, Dansubdenpom XVII-A/Merauke Kapten Cpm SIswanto, Perwira Keuangan Korem 174/ATW Kapten Cku Akbar dan sedikitnya 200 orang anggota Kodim 1707/Merauke beserta keluarganya.

Dalam sambutannya Dandim 1707/Merauke Letkol Inf Eka Ganta Chandra, S.I.P. mengatakan bahwa Isra’ Mi’raj yang kita lakukan ini dalam rangka memperingati perjalanan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram (Mekah) ke Masjidil Aqsa (Madinah) kemudian menuju ke Sidratul Muntaha yang ditempuh dalam waktu satu malam.

Kagiatan secara rutin yang dilakukan setiap tahunnya ini dengan tujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT dan junjungan kita sebagai umat Islam kepada Nabi Muhammad SAW serta untuk merekatkan tali silaturahmi antar sesama umat Islam.

Sementara itu dalam Tausiyah/Makna dari peringatan Isra’ Mi’raj yang disampaikan oleh Ustadz Wawan Gunawan selaku pimpinan Pondok Pesantren DDI Lampu Satu Kab. Merauke mengatakan bahwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW adalah peristiwa yang spektakuler dan tidak bisa diterima dengan akal manusia yang terbatas namun hanya bisa diterima dengan iman.

”Isra’ merupakan perjalanan di Bumi sedangkan Mi’raj merupakan perjalanan keatas, maka dari itu Nabi Muhammad SAW diperjalankan dari Masjidil Haram (Mekah) ke Masjidil Aqsa (Madinah) kemudian menuju ke Sidratul Muntaha”. kata Ustadz Wawan Gunawan.

”Tidak hanya itu saja, selama dalam perjalanan pun Nabi Muhammad SAW diperlihatkan oleh Allah SWT tentang ciptaannya seperti Surga dan Neraka dan kemudian setelah sampai di Sidratul Muntaha Nabi Muhammad SAW mendapatkan perintah untuk melaksanakan Sholat 5 waktu dalam sehari semalam”. jelasnya.

Tinggalkan Balasan