KETAKUTAN, WARGA INTAN JAYA MENGUNGSI USAI PENEMBAKAN KKB TERHADAP WARGA SIPIL

0
299

PAPUA, “tabloidnusantara.com” – Ulah kekejaman kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), sekitar 600 orang dari Kampung Bilogai dan Kumpung lagupa Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya, pada selasa (09-02-2021), mereka mengungsi karena takut dan trauma atas kejadian tertembaknya warga sipil yang dilakukan oleh KKB, pada senin kemarin.

Pada tanggal 09 Februari 2021 Pukul 14.00 WIT bertempat di Gereja Katolik Santo Misael Kampung Bilogai Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya Propinsi Papua telah di laksanakan Pemberian  sembako/Bamak terhadap  masyarakat OAP dari Suku Moni, yang sedang mengamankan diri terkait kejadian pada tanggal 08 Februari 2021 penembakan terhadap Sdr. Ramli (Pedagang Kios) yang di lakukan oleh KSB Intan Jaya.

BACA JUGA : KKB KEMBALI MENEMBAK WARGA SIPIL DI KABUPATEN INTAN JAYA

“Kegiatan pemberian bantuan sembako tersebut di selenggarakan oleh aparat keamanan dari TNI-POLRI yang berada di Distrik Sugapa Kabupaten Intan Jaya Propinsi Papua.

Pastor Yustinus Rahangiar selaku pimpinan perwakilan gereja Katolik di Intan Jaya, mengatakan kurang lebih ada 600 warga yang menginap di sejumlah ruangan dan asrama di kompleks pastoran.

Warga mengungsi pasca insiden penembakan terhadap seorang pedagang di Sugapa bernama Ramli. “Dikutib dari kompas.

Yustinus menuturkan, pihak kepolisian dan TNI setempat telah memberikan bantuan bahan makanan, seperti mi instan dan beras, bagi warga yang berlindung di kompleks pastoran pada Selasa siang.

”Hingga saat ini mereka belum berani kembali ke rumahnya, ”Kami berharap ada perundingan  antara kelompok criminal bersenjata dan pihak keamanan untuk menghentikan kontak tembak, ”ungkap Yustinus.

BACA JUGA : TANGGAP DARURAT TNI BANTU KORBAN BANJIR KABUPATEN KEEROM

“Kasihan kami warga sipil yang tidak tau apa-apa, menjadi korban,” ucap Yustinus.

Kami ucapkan terimakasih atas segala upaya bantuan dari aparat TNI-Polri yang sudah memberikan kami bantuan sembako dan rasa aman dari gangguan kelompok criminal bersenjata. “Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan