KENAIKAN KASUS POSITIF COVID-19 SEBANYAK 1.385

0
39
Achmad Yurianto. Sumber Gambar https://covid19.go.id/
Achmad Yurianto. Sumber Gambar https://covid19.go.id/

JAKARTAtabloidnusantara.com”. – Kenaikan jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia per hari ini Sabtu 27 Juni 2020, sebanyak 1.385 orang. Penambahan yang dinilai cukup tinggi tersebut, secara otomatis menambah perbendaharaan jumlah kasus positif menjadi 52.812 orang.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga berhasil menghimpun data penambahan jumlah pasien sembuh sebanyak 576 orang, sehingga jumlah total pasien sembuh pada hari ini menjadi 21.909 orang. Sedangkan untuk kasus kematian, hari ini bertambah 37 orang, sehingga jumlah kasus kematian akibat Covid-19 menjadi 2.720 orang.

Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyampaikan bahwa akumulasi data kasus tersebut diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak 21.589 dan total akumulasi spesimen yang telah diuji menjadi 753.370.

Uji pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan 3 metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 121 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 101 laboratorium dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 259 laboratorium. Dari pemeriksaan keseluruhan, diperoleh penambahan kasus positif per hari ini sebanyak 1.385 orang, sehingga secara akumulasi menjadi positif 52.812 orang.

“Kita dapatkan penambahan kasus konfirmasi positif sebanyak 1.385 orang, sehingga kemudian totalnya menjadi 52.812 orang,” kata Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta, Sabtu (27/6) sore.

Penambahan Jumlah Terpapar Covid-19 Di Indonesia Per 27 Juni 2020. Sumber Gambar https://covid19.go.id/

Sebaran Covid-19

Menurut Yuri, tingkat penyebaran Covid-19 di 448 kota/kabupaten dari 34 provinsi di seluruh tanah air tidak tersebar merata. “Beberapa daerah memiliki kasus penambahan dengan jumlah tinggi. Sementara itu terdapat 18 provinsi melaporkan kasus baru dibawah 10 bahkan 4 provinsi diantaranya melaporkan tidak ada kenaikan kasus positif Covid-19 sama sekali.

“Kalau kita perhatikan sebarannya, wilayah yang terbanyak melaporkan penambahan kasus positif hari ini adalah Jawa Timur, dengan penambahan kasus sebanyak 277 kasus baru dan 190 sembuh. Kemudian, DKI Jakarta melaporkan 203 kasus dan 68 sembuh. Jawa Tengah melaporkan 197 kasus baru dan 22 sembuh. Sulawesi Selatan melaporkan 146 kasus baru dan 41 kasus sembuh. Kemudian, Bali  melaporkan 106 kasus dan 21 sembuh,” jelas Yuri.

Lebih lanjut, Yuri menyebutkan bahwa beberapa daerah yang melaporkan kasus sembuh lebih banyak daripada kasus positif diantaranya Kalimantan Selatan, Maluku, Kalimantan Barat, dan Sumatera Barat.

Gugus Tugas juga masih melaksanakan pemantauan secara terus menerus terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 40.541 orang dan melaksanakan pengawasan secara ketat terhadap Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 13.522 orang.

Penanganan Cepat

Menyikapi masalah kenaikan kasus positif yang cukup tinggi, Achmad Yurianto mengaku telah bertemu dengan Dinas Kesehatan baik ditingkat provinsi maupun Kabupaten/Kota untuk melakukan komunikasi lebih lanjut. Pihaknya meminta agar Dinas Kesehatan setempat bisa segera melakukan upaya-upaya penanganan yang cepat, tepat dan cermat.

“Kami menyampaikan kepada Dinas Kesehatan bahwa ini harus dilakukan intervensi yang lebih cepat lagi, bukan hanya terkait dengan banyaknya kasus tetapi juga terkait tingginya jumlah kasus per 100.000 orang, yang kemudian bisa direpresentasikan sebagai tingkat risiko ancaman tertular, di beberapa daerah masih cukup tinggi,” kata Yuri

Yuri menilai, masih tingginya kasus positif di beberapa daerah tersebut disebabkan oleh kurang disiplinnya masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan serta minimnya kesadaran individu yang terpapar Covid-19 untuk melakukan isolasi mandiri. Sehingga upaya pencegahan tidak berjalan dengan baik.

“Beberapa orang yang sakit terinfeksi Covid-19 dan berpotensi menulari tidak melakukan isolasi dengan baik. Mereka tidak melakukan upaya untuk mencegah dan menjaga orang lain agar terhindar dari penularan dengan memakai masker dengan jaga jarak dan cuci tangan pakai sabun,” tegas Yuri.

Sumber Berita: https://covid19.go.id/ dan http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/

Tinggalkan Balasan