KEMENTRIAN PUPR KUCURKAN DANA 100 M UNTUK PERBAIKAN DAMPAK KERUSUHAN AKSI UNJUK RASA

0
64
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Jayapura, “tabloidnusantara.com” – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), akan kuncurkan anggaran 100 miliar, untuk perbaikan dampak kerusuhan aksi unjuk rasa tolak rasisme.

Dimana dana tersebut akan memperbaiki 10 kantor pemerintahan di Papua yang dibakar massa dalam kerusuhan aksi unjuk rasa tolak rasisme, Kamis (29/8) lalu.

“Ada 10 kantor pemerintahan Papua yang harus diperbaiki, semua rusak berat, terdiri dari. “Kantor Majelis Rakyat Papua (MRP), Kantor Bea Cukai Jayapura, Kantor Telkomsel, Kantor KPU Papua, Komnas HAM Papua, Kantor Biro Antara Papua, serta Kantor Kominfo Papua, termasuk Kantor Gubernur Papua.

Dari perhitungan yang diperkirakan untuk memulihkan perkantoran yang rusak membutuhkan anggaran kurang lebih Rp 100 miliar untuk perbaikan,” ungkap Menteri PUPR Basuki Hadimuljono kepada wartawan disela-sela peninjauan gedung terdampak kerusuhan di Jayapura, Selasa (3/9).

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), menyampaikan bahwa anggaran yang digunakan untuk perbaikan 10 kantor pemerintahan di Papua berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).  Dari total bangunan, sebagian besar mengalami rusak berat. “Sumber dananya dari APBN,” Ujarnya.

Sedangkan untuk perbaikan perumahan atau tempat usaha milik warga yang terbakar atau rusak dilepari batu oleh massa pengunjuk rasa, Pemerintah akan memberikan bantuan stimulan kepada para korban. Namun untuk kisaran besar bantuan masih akan dibicarakan lebih lanjut. “Bantuan stimulan, nah untuk besaran bantuannya akan  ditetapkan oleh Presiden besok,” kata Basuki.

Sebagaimana perintah Presiden Joko Widodo, kami akan segera memperbaiki dan membersihkan kantor pemerintahan yang rusak akibat kerusuhan di Jayapura. ” . “Kantor pemerintahan dan perumahan warga harus segera bersih untuk proses perbaikan,” tegasnya.

Sebelumnya, ribuan massa menggelar aksi unjuk rasa susulan di Kota Jayapura. Aksi yang berlangsung pada Kamis (29/8) berlangsung rusuh. Puluhan bangunan, sepeda motor dan mobil ludes dibakar.

Pecahnya kerusuhan di Jayapura menyebabkan jaringan telekomunikasi seluler dan aliran listrik ke rumah pemukiman warga terputus.  Kondisi ini menyebabkan situasi Kota Jayapura mencekam, bahkan aktivitas perkantoran dan perekonomian lumpuh.

Tinggalkan Balasan