MENINGKAT SIGNIFIKAN, KASUS POSITIF COVID-19 BERTAMBAH 1.624 ORANG

0
273
Achmad Yurianto. Sumber Gambar https://covid19.go.id/
Achmad Yurianto. Sumber Gambar https://covid19.go.id/

JAKARTA , “tabloidnusantara.com”. – Penambahan kasus terkonfirmasi positif terus terjadi dan meningkat signifikan. Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 selama 24 jam terakhir, penambahan kasus positif hari Kamis (2/7) tercatat 1.624 orang, sehingga jumlah total kasus positif Covid-19 menjadi 59.394 orang.

Sementara penambahan pasien sembuh juga meningkat signifikan sebanyak 1.072 orang, sehingga jumlah total pasien sembuh menjadi 26.667 orang. Sedangkan kasus meninggal bertambah 53 orang, sehingga jumlah total kasus meninggal menjadi 2.987 orang.

BACA JUGA: KASUS POSITIF COVID-19 TEMBUS 1.385, AKUMULASINYA 57.770

Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menjelaskan bahwa data penambahan tersebut diperoleh dari pemeriksaan spesimen per hari ini yang berjumlah 23.519 sehingga total spesimen yang diperiksa 89.155 spesimen. Pemeriksaan dilakukan dengan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 144 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 110 laboratorium dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 274 laboratorium.

Sebaran

Menurut Yuri distribusi sebaran kasus positif terbanyak terjadi di Jawa Timur yaitu sebanyak 374 kasus baru, namun dilaporkan juga 192 orang sembuh. DKI Jakarta pada hari ini berkontribusi 190 kasus baru dengan 191 orang sembuh. Sulawesi Selatan melaporkan 165 kasus baru dengan 50 orang sembuh. Jawa Tengah melaporkan 153 kasus baru dengan 98 orang sembuh. Sedangkan Kalimantan Selatan melaporkan 114 kasus baru dengan 51 orang sembuh.

“Sejumlah 18 provinsi hari ini melaporkan penambahan kasus di bawah 10 orang, bahkan ada 6 provinsi tanpa ada penambahan kasus baru antara lain Aceh, Bangka Belitung, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Tenggara. Sejumlah 452 kota/kabupaten di 34 provinsi di tanah air sudah terdampak Covid-19” papar Yuri dalam konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta, Kamis (2/7) sore.

BACA JUGA: KASUS SEMBUH COVID-19 DIBEBERAPA PROVINSI SUDAH LEBIH 80 %

Selanjutnya Yuri menyampaikan bahwa jumlah kasus positif terkonfirmasi ini, setelah dianalisis berdasarkan tingkat hunian rumah sakit menunjukkan bahwa tidak ada penambahan jumlah hunian rumah sakit yang signifikan. “Kita masih mempertahankan tingkat hunian rata-rata nasional di kisaran 55,5%. Artinya baru separuh kapasitas yang digunakan,” ucapnya.

Dilaporkan juga bahwa Gugus Tugas masih melaksanakan pemantauan secara terus menerus terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 40.778 orang dan selalu melaksanakan pengawasan terhadap Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 13.359 orang.

Protokol Kesehatan

Menyikapi penambahan kasus positif Covid-19, Yuri menekankan kepada masyarakat agar protokol kesehatan dijadikan perhatian bersama. Masyarakat diminta patuh dan disiplin untuk menjaga jarak fisik dengan orang lain minimal 2 meter, memakai masker, dan rajin mencuci tangan pakai sabun agar terhindar dari penularan virus COVID-19.

“Perlu beradaptasi kebiasaan baru yang menjamin kita aman dari penularan COVID-19, di antaranya jaga jarak fisik, memakai masker untuk melindungi diri dari kemungkinan terpapar secara langsung droplet dari orang positif, dan rajin mencuci tangan,” tegas Yuri.

Sumber Berita: https://covid19.go.id/ dan http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/

Tinggalkan Balasan