KASUS POSITIF COVID-19 MENINGKAT 1.198, JUMLAH PASIEN SEMBUH MENINGKAT SIGNIFIKAN 1.027

0
278
Achmad Yurianto. Sumber Gambar https://tabloidnusantara.com/
Achmad Yurianto. Sumber Gambar https://tabloidnusantara.com/

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dalam waktu 24 jam terakhir berhasil menghimpun data penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 1.198 orang sehingga jumlah total kasus positif sampai hari ini menjadi 54.010 orang.

Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto juga mengumumkan penambahan jumlah pasien sembuh sebanyak 1.027 orang, sehingga jumlah total pasien sembuh menjadi 22.936 orang. “Sedangkan untuk kasus meninggal bertambah 34 orang, sehingga jumlah total kasus meninggal sebanyak 2.754 orang,” terang Yuri dalam konferensi pers  di gedung BNPB Jakarta, Minggu (28/6) sore.

Menurut Yuri, akumulasi data kasus tersebut diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak 17.230 dan total akumulasi yang telah diuji menjadi 770.600. Uji pemeriksaan tersebut dilakukan menggunakan 3 metode yaitu Polymerase Chain Reaction (PCR) di 121 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 101 laboratorium dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 262 laboratorium.

Dari pemeriksaan keseluruhan, didapatkan penambahan kasus positif per hari ini sebanyak 1.198 sehingga secara akumulasi kasus positif menjadi positif 54.010. “Positif meningkat sebanyak 1.198 sehingga totalnya adalah menjadi 54.010,” kata paparYuri.

Data Perkembangan Covid-19 Di Indonesia Per 28 Juni 2020. Sumber Gambar https://covid19.go.id/

Sebaran Covid-19

Yuri juga menjelaskan bahwa melihat data sebaran yang ada di 448 kota/kabupaten dari 34 provinsi yang sudah terdampak Covid-19, angka ini tidak tersebar merata di seluruh Indonesia.  Terdapat beberapa provinsi yang memiliki penambahan kasus positif dengan jumlah tinggi, beberapa provinsi dengan penambahan kasus sembuh lebih banyak daripada kasus positif, bahkan beberapa provinsi melaporkan bahwa di wilayahnya tidak ada penambahan kasus positif sama sekali.

“Daerah dengan penambahan kasus positif terbanyak diantaranya Jawa Timur 330 kasus, Sulawesi Selatan 192 kasus, Jawa Tengah 188 kasus, DKI Jakarta 125 kasus, dan Kalimantan Selatan 73 kasus.

Sementara itu beberapa provinsi dengan penambahan kasus sembuh lebih banyak daripada kasus positif yakni Papua 26 kasus baru dan 335 kasus sembuh, Kalimantan Timur 9 kasus baru dengan 11 sembuh, Maluku 6 kasus baru dengan 12 sembuh, Banten 3 kasus baru dengan 17 sembuh, Riau 1 kasus baru dengan 18 sembuh, Kalimantan Barat tidak ada penambahan kasus dengan 8 sembuh, Lampung tidak ada penambahan kasus dengan 7 sembuh.

Pasien Sembuh Meningkat

Peningkatan jumlah pasien sembuh cukup signifikan terjadi pada hari ini. Menurut Yuri, peningkatan tersebut berasal dari data yang sebelumnya masih dalam bentuk agregat, sehingga belum dapat dikonfirmasi dan belum tercatat secara detail per individu. Data tersebut, per hari ini sudah diperbaiki. “Hari ini sudah bisa diselesaikan secara administrasif memperinci data kesembuhan yang baru, sudah menggunakan data orang perorang sebagai kelanjutan dari kasus konfirmasi positif yang sudah diregistrasi”, imbuhnya.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada hari ini masih melakukan pemantauan secara terus-menerus terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 47.658 orang dan masih melakukan pengawasan secara ketat terhadap  Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 14.712 orang.

Patuhi Protokol Kesehatan

Menyikapi masih terjadinya penyebaran Covid-19 di tengah-tengah masyarakat, Yuri mengingatkan kembali agar masyarakat mematuhi dan berdisiplin melaksanakan protokol kesehatan serta selalu waspada dimanapun berada terutama dilokasi-lokasi yang rawan penularan seperti kantor, pasar tradisional, warung/rumah makan/restoran, dan tansportasi umum.

“Mari kita pahami bersama bahwa penambahan kasus ini menggambarkan bahwa kedisiplinan dan kepatuhan untuk melaksanakan protokol kesehatan masih belum sepenuhnya dilaksanakan dengan baik,” tutur Yuri.

Yuri menjelaskan bentuk ketidakpatuhan tersebut adalah masih ada orang yang terkonfirmasi positif yang belum melakukan isolasi mandiri dengan baik, ada kelompok rentan tertular COVID-19 yang tidak menjaga jarak, tidak pakai masker dan tidak mencuci tangan pakai sabun.

Sumber Berita: https://covid19.go.id/ dan http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/

Tinggalkan Balasan