KASUS POSITIF COVID-19 INDONESIA PER 29 APRIL 2020 CAPAI 9.771 ORANG, 59 PERSEN DIDOMINASI LAKI-LAKI

0
87
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyampaikan update data kasus Covid-19 di Indonesia yang dikumpulkan mulai hari Selasa (28/4) pukul 12.00 WIB sampai dengan hari Rabu (29/4) pukul 12.00 WIB tercatat penambahan 260 kasus baru yang terinfeksi Covid-19, sehingga jumlah total menjadi 9.771 kasus. Sedangkan pasien yang sembuh bertambah 137 orang sehingga jumlah total menjadi 1.391 orang. “Dari jumlah itu, jumlah yang meninggal juga mengalami kenaikan sejumlah 11 orang sehingga jumlah total menjadi 784 orang,” kata Yuri dalam konferensi pers di Gedung BNPB, Rabu (29/4) sore.

Yuri menegaskan bahwa akumulasi data tersebut diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 86.985 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 89 laboratorium. “Sebanyak 67.784 kasus spesimen yang diperiksa didapatkan data 9.771 positif dan 58.013 negatif,” papar Yuri.  

Kemudian Yuri juga menyampaikan bahwa jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak  221.750 orang, namun sebagian telah selesai menjalani pemantauan. Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) pada hari ini adalah 21.653 pasien dan semuanya masih menunggu hasil tes PCR. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 297 kabupaten/kota di Tanah Air.

Infografis Covid-19 Di Indonesia 29 April 2020. Sumber Gambar covid19.go.id

Kasus positif terbanyak berada di DKI Jakarta, yaitu 4092 kasus, kemudian Jawa Barat dengan 1.009 kasus, Jawa Timur 872 kasus positif, Jawa Tengah 711 kasus positif dan Sulawesi Selatan 465 kasus. Sedangkan kasus sembuh paling banyak juga di DKI, yaitu 440 orang, kemudian Jawa Timur terdapat 152 orang dan Sulawesi Selatan terdapat 118 orang.

Sementara kasus meninggal terbanyak juga di DKI Jakarta yaitu 370 orang, kemudian Jawa Timur 95 orang dan Jawa Barat ada 79 kematian. Mencermati kasus meninggal, distribusi kasus meninggal paling banyak terdapat pada kelompok usia sekitar 30-59 tahun, yaitu sebanyak 364 orang, selanjutnya kedua terbanyak pada rentang usia 60-79 tahun sebanyak 311 orang dan diatas 80 tahun sebanyak 28 orang. Selain itu ada faktor penyakit penyerta atau komorbiditas hipertensi, diabetes, jantung dan penyakit paru-paru, yang memperburuk kondisi pasien hingga meninggal dunia.

Sebelumnya Yuri menyampaikan bahwa penyebaran Covid-19 dapat dicegah dengan kedisiplinan yang kuat dan semangat gotong royong agar semua dapat mematuhi arahan-arahan dari pemerintah untuk physical distancing, menjaga jarak, tetap dirumah, menggunakan masker serta mematuhi PSBB yang sudah ditetapkan di 2 provinsi dan 22 kabupaten/kota.

Sumber Berita covid19.go.id

Tinggalkan Balasan