KASUS POSITIF COVID-19 INDONESIA HARI RABU 1 APRIL 2020, 1.677 POSITIF, 103 SEMBUH DAN 157 MENINGGAL

0
42
Achmad Yurianto. Sumber Gambar kemkes.go.id
Achmad Yurianto. Sumber Gambar kemkes.go.id

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Dalam kesempatan konferensi pers nya hari ini Rabu (1/4) di gedung BNPB, juru bicara pemerintah untuk penanganan Covi-19, Achmad Yurianto kembali mengungkapkan bahwa terjadi penambahan jumlah kasus positif Covid-19 sejumlah 149 kasus sehingga jumlah keseluruhan terhitung mulai hari Selasa 31 Maret 2020 pukul 12.00 WIB sampai dengan hari Rabu 1 April 2020 pukul 12.00 WIB adalah 1.677 Kasus.

Sedangkan setelah dilakukan dua kali tes dan dinyatakan sembuh bertambah 22 orang sehingga jumlah total menjadi 103 orang. Untuk angka kematian dari konfirmasi kasus positif bertambah 21 orang sehingga jumlah total menjadi 157 orang.

Grafik Perkembangan Kasus Positif Covid Indonesia Bulan Maret 2020. tabloidnusantara.com

“ Pemerintah, akan melangkah lebih agresif lagi untuk menemukan kasus baru dan kemudian melakukan isolasi agar bisa memutus secara tegas rantai penularan yang lebih luas,” tegas Yuri. Penyampaian Yuri didasari dengan telah didistribusikannya 475.200 kit rapid test ke seluruh dinas kesehatan provinsi untuk screening dalam mencari kontak dekat pasien terkonfirmasi positif. Tak hanya itu, lebih dari 6.500 spesimen juga telah dikirimkan ke 34 laboratorium di seluruh Indonesia. Spesimen itu selanjutnya digunakan untuk menentukan diagnosa dari pemeriksaan PCR.

Keseriusan ini juga diikuti dengan pemenuhan Alat Perlindungan Diri (APD) bagi tenaga medis sebanyak 349 buah. “Begitu juga 360 rumah sakit rujukan telah disiapkan baik itu rumah sakit pemerintah, rumah sakit TNI Polri, rumah sakit BUMN, maupun rumah sakit swasta,” kata Yuri.

Dilaporkan juga bahwa pemerintah akan melakukan pemanfaatan mesin pemeriksaan TV PCM yang telah tergelar di lebih dari 132 rumah sakit dan puskesmas terdekat. Hal ini bertujuan untuk memperpendek jarak pengiriman spesimen untuk diperiksa ke laboratorium, sehingga hasilnya akan lebih cepat diperoleh.

Tidak lupa dalam konferensi persnya, Achmad Yurianto selalu mengingatkan kembali agar masyarakat berkomitmen untuk menjalani jaga jarak antara satu dengan yang lain. Anjuran untuk selalu mencuci tangan menggunakan sabun juga disampaikannya, karena menurutnya virus bisa hancur oleh deterjen. Hal ini menjadi upaya antisipasi penularan virus melalui benda-benda atau permukaan yang terkontaminasi. “Tetaplah tinggal dirumah, bekerja dirumah dan beribadah dari rumah,” tegas Yuri

Menghadapi Ramadhan disarankan untuk menunda dahulu keinginan untuk mudik. “Kita sadari bahwa virus ini berpindah kerena dibawa oleh manusia oleh karena pergerakan manusia yang tidak terkendali akan menambah penyebaran dan penularan virus ini” jelas Yuri.

Sumber berita: kemkes.go.id dan Kompas TV

Tinggalkan Balasan