KASUS POSITIF COVID-19 DI INDONESIA PER 16 MEI 2020 BERJUMLAH 17.025, PEMERINTAH AJAK BERDAMAI DENGAN COVID-19

0
202

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Berdasarkan data yang dihimpun Gugus Tugas hari ini Sabtu (16/5), penyebaran Covid-19 di Indonesia masih terus berlangsung. Penambahan jumlah kasus positif masih saja terus terjadi. Seperti hari ini bahwa tercatat penambahan kasus positif sebanyak 529 orang sehingga jumlah total kasus positif di seluruh tanah air menjadi 17.025 orang. Perkembangan data tersebut telah diumumkan Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto di Gedung BNPB Jakarta, Sabtu (16/5) sore.

Selama 24 terakhir terhitung mulai hari Jumat (15/5) pukul 12.00 WIB sampai dengan hari Sabtu (16/5) pukul 12.00 WIB, Gugus Tugas juga telah mendata adanya penambahan pada kasus sembuh yaitu sebanyak 108 orang, sehingga jumlah total pasien sembuh sampai hari ini menjadi 3.911 orang. Sementara untuk kasus kematian, tercatat 13 orang meninggal hari ini, sehingga jumlah total kasus meninggal menjadi 1.089 jiwa.

Akumulasi data tersebut diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 182.818 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 61 laboratorium dan Test Cepat Melokuler (TCM) di 9 laboratorium. Sebanyak 135.726 orang yang diperiksa didapatkan data 17.025 positif dan 118.701 negatif.

Infografis Covid-19 Di Indonesia Per 16 Mei 2020. Sumber Gambar covid19.go.id

Kemudian untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) menjadi 269.449 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) menjadi 35.069 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 386 kabupaten/kota di Tanah Air. DKI Jakarta sebagai daerah episentrum tercatat kasus positif 5.881 kasus, sementara kasus sembuh tercatat 1.295 orang dan meninggal tercatat 460 orang. Provinsi Jawa Timur sebagai daerah kedua dengan catatan kasus positif terbanyak terdata 2.105 kasus positif, sedangkan pasien sembuh sebanyak 302 orang dan catatan kasus meninggal sebanyak 183 orang. Provinsi Jawa Barat hari ini mencatatkan 1.618 kasus positif, sementara pasien sembuh berjumlah 262 orang, sedangkan kasus meninggal berjumlah 100 orang.

Sebelumnya Achmad Yurianto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memulai hidup baru dengan mengubah perilaku dan menyesuaikan diri di tengah pandemi COVID-19. Hal tersebut perlu dilakukan karena hanya itu satu-satunya cara untuk berdamai dengan virus corona jenis baru.

“Bukan menyerah. Berdamai bukan menyerah. Tetapi kita harus beradaptasi untuk merubah pola hidup kita, dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat, yang benar, yang berdisiplin. Ini yang kita sebut sebagai pola kehidupan yang baru,” ujar Yuri. Menurutnya, cara-cara menerapkan kehidupan yang baru adalah tetap melakukan sebagaimana kehidupan normal, yang kemudian diimbangi dengan upaya selalu membiasakan untuk mencuci tangan dengan menggunakan sabun, menggunakan masker, menghindari kerumunan, dan tidak keluar rumah.

Sumber Berita: covid19.go.id

Tinggalkan Balasan