KASUS POSITIF COVID-19 DI INDONESIA PER 1 MEI 2020 BERTAMBAH 433 ORANG

0
22
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19,  Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta, mengatakan bahwa update kasus Covid-19 hingga Jumat (1/5) pukul 12.00 WIB terdapat tambahan 433 kasus baru, sehingga jumlah total menjadi 10.551 orang. Dari jumlah tersebut pasien yang sembuh setelah sempat mengidap virus corona di Indonesia bertambah 69 orang sehingga jumlah total menjadi 1.591 orang. “Sedangkan jumlah yang meninggal bertambah 8 orang sehingga menjadi 800 orang,” jelas Yuri, Jumat (1/5) sore.

Menurut Yuri akumulasi data tersebut diambil dari hasil uji spesimen yang dilakukan oleh 89 laboratorium yang telah aktif beroperasi. Hasil uji spesimen yang didapat adalah sebanyak 102.305 dengan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR). Dari 76.538 kasus spesimen yang diperiksa didapatkan data 10.551 positif dan 65.987 negatif. “Apabila melihat jumlah kasus positif, mayoritas pasien berjenis kelamin laki-laki yaitu sebanyak 58 persen, sedangkan perempuan 42 persen, sementara apabila kita melihat jumlah kasus meninggal, laki-laki berjumlah 66 persen dan perempuan 34 persen,” terang Yuri.

Infografis Covid-19 Di Indonesia 1 Mei 2020. Sumber Gambar covid.go.id

Kemudian untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) menjadi 233.120 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) menjadi 22.123 orang. Data tersebut diambil dari 318 kabupaten/kota dari 34 provinsi di Indonesia. Dari data dapat dilihat bahwa kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta berjumlah 4.317 kasus, kemudian Jawa Timur dengan 1.034 kasus, Jawa Barat dengan 1.012 kasus, Jawa Tengah 746 kasus dan Sulawesi Selatan 547 kasus.

Kasus meninggal terbanyak juga berada di wilayah DKI Jakarta dengan jumlah 375 orang, Jawa Timur ada 99 orang dan Jawa Barat ada 83 orang. Sedangkan kasus sembuh paling banyak juga di DKI yaitu dengan jumlah 488 orang,  Jawa Timur 162 orang dan Jawa Barat 145 orang.

Sebelumnya Achmad Yurianto menyampaikan bahwa Covid-19 hanya dapat dicegah dengan disiplin yang kuat. “Disiplin untuk memutus rantai penularan secara terus menerus, disiplin untuk mencuci tangan, disiplin untuk tetap berada dirumah dan memakai masker, menjaga jarak fisik jika bertemu dengan orang lain, menghindari kerumunan orang jika keluar rumah dengan terpaksa,” ajak Yurianto. Larangan mudikpun juga sempat disampaikan Yurianto, sebab resiko penularan dan penyebaran cukup besar dimanapun dan oleh siapapun termasuk diri kita yang membawa Covid-19.

“Semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menghadapi penyebaran Covid-19 adalah kunci sukses keberhasilan menangani bencana ini,” tegas Yuri.

Sumber Berita : covid19.go.id

Tinggalkan Balasan