KASUS POSITIF COVID-19 BERTAMBAH 954, MASYARAKAT BELUM OPTIMAL PATUHI PROTOKOL KESEHATAN

0
46
Achmad Yurianto. Sumber Gambar https://covid19.go.id/

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Penyebaran Covid-19 di tanah air masih terus berlangsung. Pada hari ini Senin (22/6) selama kurun waktu 24 jam terakhir, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 berhasil menghimpun penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 954 orang sehingga jumlah total kasus positif menjadi 46.845 orang.

Sementara itu penambahan juga terjadi pada jumlah pasien sembuh sebanyak 331 orang sehingga jumlah total pasien sembuh menjadi 18.735 orang. Sedangkan kasus meninggal mengalami penambahan sebanyak 35 orang, sehingga jumlah total kasus meninggal menjadi 2.500 orang.

Dalam keterangan resminya di Gedung BNPB Jakarta, Senin (22/6) sore, Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menjelaskan bahwa akumulasi data kasus tersebut diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak 10.926, sehingga sampai saat ini jumlah total pemeriksaan spesimen menjadi 650.311.

Uji pemeriksaan tersebut dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 121 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 98 laboratorium dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 248 lab. “Dari pemeriksaan keseluruhan, diperoleh penambahan kasus positif sebanyak 954 orang dan dinyatakan negatif sebanyak 9.058 orang,” kata Yuri.

Jumlah Terpapar Covid-19 Di Indonesia Per 22 Juni 2020. Sumber Gambar https://covid19.go.id/

Selain itu, Yuri juga menjelaskan bahwa saat ini pemerintah masih melaksanakan pemantauan secara terus menerus terhadap  Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 43.500 orang dan masih melaksanakan pengawasan secara ketat terhadap Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 12.999 orang.

Hasil evaluasi dari data yang ada, Yuri menyimpulkan bahwa di 440 kota/kabupaten dari 34 provinsi di Tanah Air, tingkat penyebaran Covid-19 tidak tersebar merata. “Beberapa wilayah memiliki kasus penambahan yang cukup tinggi, namun banyak daerah yang penambahannya lebih rendah dibandingkan jumlah penambahan kasus sembuh, bahkan ada daerah yang melaporkan tanpa ada penambahan kasus positif,” jelas Yuri.

Provinsi yang melaporkan kasus positif terbanyak adalah Jawa Timur 315 kasus positif baru dan 66 orang sembuh, DKI Jakarta melaporkan 127 kasus baru dan 74 orang sembuh, Sulawesi Selatan melaporkan 111 kasus baru dan 38 orang sembuh, Kalimantan Selatan melaporkan 89 kasus baru dan 10 sembuh, sedangkan Sumatera Selatan melaporkan 60 kasus baru dan 17 orang sembuh.

“Ada 19 provinsi yang hari ini melaporkan kasus baru di bawah 10 orang, dan ada 11 provinsi yang melaporkan tanpa ada kasus baru,” kata Yuri. Beberapa provinsi yang melaporkan kasus sembuh lebih banyak dari kasus positif adalah Jawa Barat melaporkan 17 kasus baru dan sembuh 24 orang, Nusa Tenggara Barat melaporkan 11 kasus baru dan 13 kasus sembuh, Gorontalo melaporkan 3 kasus baru dan 4 orang sembuh, Yogyakarta tidak ada kasus baru dan melaporkan 7 orang sembuh, Kalimantan Barat tidak ada kasus baru dan melaporkan 3 orang sembuh, Sumatera barat tidak ada kasus baru namun melaporkan 2 orang sembuh.

Menyikapi masalah jumlah penambahan kasus positif, Yuri menyatakan bahwa penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 masih terjadi setiap hari dan penambahan kasus positif menunjukkan tingkat kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan belum optimal.

Oleh karena itu Yuri berpesan bahwa jaga jarak fisik dengan orang lain adalah kunci untuk mencegah penularan Covid-19. Pastikan kita mampu menjaga jarak dalam semua aktivitas di luar rumah, termasuk memakai masker.

“Kita sudah cukup lama menghadapi Covid-19 ini. Kami melihat cukup banyak juga yang mematuhi protokol kesehatan, dan langkah kita sekarang adalah saling mengingatkan untuk mematuhi protokol kesehatan,” terang Yuri.

Sumber Berita: https://covid19.go.id/ dan http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/

Tinggalkan Balasan