KAMIS 2 APRIL 2020 JUMLAH TOTAL KASUS POSITIF COVID-19 INDONESIA 1.790, SEMBUH 112 DAN MENINGGAL 170

0
76
Achmad Yurianto. Sumber kemkes.go.id
Achmad Yurianto. Sumber kemkes.go.id

JAKARTA, “tabloidnusantara.com“. – Pemerintah Indonesia kembali mengumumkan perkembangan terbaru dari pasien yang dinyatakan positif terjangkit Covid-19 terhitung mulai hari Rabu 2 April 2020 pukul 12.00 WIB sampai dengan hari Kamis 3 April 2020 pukul 12.00 WIB. Dari data terbaru yang diumumkan, pasien positif terinfeksi bertambah 113 kasus, sehingga jumlah total kasus positif menjadi 1.790 kasus. “Pada hari ini terkonfirmasi, kasus positif bertambah sebanyak 113 kasus, jadi total positif 1.790 orang,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Gedung BNPB Jakarta.

Sementara itu, untuk pasien yang dinyatakan sembuh bertambah 9 orang menjadi 112 orang. Sedangkan, pasien meninggal dunia bertambah 13 orang menjadi 170 orang.  “Gambaran ini masih memberikan bukti kepada kita bahwa penularan di luar masih terjadi, kontak dekat masih diabaikan, dan kemudian cuci tangan masih belum dijalankan dengan baik,” kata Yuri menambahkan.

Yuri juga memaparkan perkembangan kinerja Gugus Tugas Covid-19 yaitu tentang donasi penanganan Covid-19, yang saat ini sudah mencapai lebih dari 72,2 Milliar rupiah. Begitu juga keberadaan relawan yang saat ini sudah mulai bekerja. “Relawan tenaga kesehatan di daerah berupaya melakukan kegiatan penyelidikan epidemilogi dengan stressing pencarian kasus dan sudah berhasil mengumpulkan lebih dari 7.193 spesimen,” paparnya.

Untuk pemenuhan Kebutuhan APD di DKI telah didistribusikan sejumlah 85.000, di Jawa Barat sebanyak  55.000, di Jawa Tengah sebanyak 20.000, di Jawa Timur  sebanyak 25.000, di DIY sebanyak 10.000, di Bali sebanyak  12500, di Banten sebanyak 10.000 sedangkan daerah luar jawa rata rata sudah dikirim sejumlah 5000 buah. “Dengan kondisi ini diharapkan rumah sakit yang berada di wilayah provinsi yang membutuhkan diharapkan bisa menghubungi Dinas kesehatan Provinsi karena titik distribusi berada di Dinkes Provinsi,” jelas Yuri.

Sementara itu, pemerintah juga mengajak masyarakat untuk memutus mata rantai penularan yang saat ini masih ada di tengah masyarakat. Maka dari itu diharapkan masyarakat untuk selalu jaga jarak dan menghindari kerumunan massa yang melibatkan banyak orang.

Yuri juga menjelaskan bahwa selain langsung, penularan juga dapat terjadi secara tidak langsung, terutama melalui benda-benda yang ada disekitar kita. “Untuk mengantisipasinya, saya harapkan masyarakat untuk rajin dan disiplin melakukan cuci tangan menggunakan sabun dan dengan air mengalir selama kurang lebih 20 detik,” tegasnya

“Lebih aman berada dirumah, bekerja dari rumah, belajar dirumah dan beribadah dirumah, mari sama sama menjaga diri, keluarga dan lingkungan, kita pasti bisa, negara kita adalah negara yang kuat,.” tegas Yuri mengakhiri penjelasannya.

Sumber Berita : kemkes.go.id dan Kompas TV

Tinggalkan Balasan