Rabu, 28 Oktober 2026
TABLOID NUSANTARA
BERITA

KADO HARI GURU: 172 RIBU GURU NON-ASN TAK LULUS CPNS DIJAMIN TAK DI-PHK, 242 RIBU PPPK PARUH WAKTU NAIK STATUS TANPA TES

Bagikan berita:

JAKARTA, tabloidnusantara. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, membocorkan sejumlah kado menjelang peringatan Hari Guru Nasional (HGN). Salah satu yang paling dinanti: jaminan tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi guru non-ASN yang tidak lulus seleksi CPNS.

Mu’ti mengatakan, sebanyak 172 ribu guru non-ASN yang aktif mengajar dan sudah terdata dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) per Desember 2024, berkesempatan mengikuti tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk menjadi guru berstatus PNS pusat pada tahun depan.

“Jadi, kalau mau dibocorkan, guru non-ASN tahun depan dapat ikut seleksi CPNS dan yang tidak lulus tes CPNS tetap menjadi guru non-ASN statusnya. Tidak kemudian mereka berhenti sebagai guru non-ASN,” tegas Mu’ti di Jakarta Pusat, Selasa.

Ia menegaskan, pihaknya bersama kementerian dan lembaga terkait tengah merumuskan aturan guna memberikan kepastian hukum yang lebih kuat dalam menjamin keberlanjutan pengabdian para guru non-ASN yang tidak lulus tes tersebut.

Menurut Mu’ti, kepastian tersebut nantinya tidak hanya dituangkan dalam bentuk surat edaran menteri, namun juga akan diatur melalui regulasi yang memiliki landasan hukum lebih kuat.

“Jadi, nanti bukan hanya surat edaran, tetapi akan ada peraturan yang lebih kuat dasar hukumnya,” katanya.

242.482 PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes

Selain berkaitan dengan kesejahteraan guru non-ASN, kado Hari Guru tahun ini juga menyasar guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

Mu’ti mengatakan, Presiden Prabowo Subianto melalui Kemendikdasmen siap mengalihstatuskan sebanyak 242.482 guru PPPK paruh waktu menjadi guru PPPK penuh waktu tanpa tes mulai Januari 2027.

“Kebijakan kami yang tahun 2027 mulai diberlakukan, yaitu guru PPPK paruh waktu akan menjadi guru PPPK penuh waktu tanpa tes, sekali lagi tanpa tes ya,” kata Mu’ti.

Ia berharap sejumlah kado tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan sekaligus semangat para guru dalam mengabdikan diri mereka untuk mencerdaskan anak-anak bangsa dari Sabang sampai Merauke.