Pegunungan Bintang, “tabloidnusantara.com” – kepala distrik batani Anike Alwolka, S.ip menuturkan sebagai kepala wilayah sekaligus kepala pemerintahan di daerah ini tentu mempunyai tanggung jawab yang besar dalam mendampingi, mengawasi dan menontrol jalannya pembangunan di daerah ini terutama pengawasan dalam penggunaan dana desa sebagai asset pembangunan kampung dengan begitu tentu sejumlah dana bantuan yang masuk ke kampung dapat memberikan kesejhetraan bagi masyarakat di kampung itu sendiri dengan demikian dirinya terus menerus melakukan pengawasan terhadap pengelolahan dana desa di distrik batani kab pegubin.
BACA JUGA : JEMAAT GIDI KLASIS OKBAB HARUS MENJADI PEWARTA BAGI SESAMA

Ketika di temui media ini di distrik batani belum lama ini, kepala distrik perempuan satu –satunya di wilayh pegubin itu menjelasakan, saya bersama seluruh kepala kampung yang berada di wilayah ini mempunyai sebuah impian yang besar yaitu batani harus maju dan mampu bersaiang dengan distrik dan daerah lain dengan demikian saya sendiri sebagai ibu seklaigus bapak di wilayah ini terus mendampingi para kepala kampung saya dengan aktib berdiskusi dan mengawasi sejumlah keghiatan dan program yang di jalankan di setiap kampung, terutama kegiatan yang di laksanakan di kampung yang bersumber dari dana desa, sebab dana desa merupakan salah satu asset yang akan menjamin kesejarteraan masyarakat di wilayah ini. Ungkapnya.
BACA JUGA : WABUP DECKY: IKUTI PERINTAH DAN JAUHI LARANGAN

Selain itu dirinya juga menuturkan sejumlah kegiatan juga kami sudah laksanakan yakni, evaluasi pembangunan di tingkat kampung dan distrik, serta juga dapat merencanakan program yang akan di laksanakan tahun 2020 mendatang sengan demikian dalam evaluasi saya bersama sejumlah kepala kampung di distrik ini, masih ada kekurangan yang harus kami perbaiki kedepan yakni pendidikan dan kesehatan serta infrastruktur, seperti air bersih, listrik dan lainnya yang menyangkut kebutuhan utama masyarakat.
“Oleh karena itu sebagai kepala distrik batani saya berpesan agara para kepala kampung yang ada di wilayah batani untuk terus bersatu dan mendorong masyarakat batani untuk bangkit dan sejahtera dengan sejumlah dana yang masuk ke kampung.
Anike alwolka juga menuturkan dalam bulan eliminasi kaki gajah di bulan oktober ini juga dirinya bersama pihak kesehatan distrik batani telah melakukan berbagai kegiatan seperti sosialisasi bahaya kaki gajah serta pemberian makan tambahan bagi bayi balita yang ada di batani, guna meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, baru baru ini kami juga sudah melakukan kunjungan kerja di setiap kampung bersma tenaga kesehatan kami di batani dalam kunjungan kami itu kami melakukan sosialisasi tentang pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan serta sosalisasi tengatang pentingnya mencegah penyakit filariasis (kaki Gajah) di wilayah ini. Tutupnya. (meky Humas PB)