JUMLAH HARIAN KASUS SEMBUH MELEBIHI JUMLAH KASUS POSITIF COVID-19

0
268
Achmad Yurianto. Sumber Gambar https://covid19.go.id/
Achmad Yurianto. Sumber Gambar https://covid19.go.id/

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Jumlah harian kasus sembuh dilaporkan melebihi jumlah harian kasus positif Covid-19. Menurut data yang berhasil dihimpun Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kasus sembuh bertambah 1.489 orang, sehingga jumlah total kasus sembuh menjadi 41.834 orang. Sedangkan kasus positif bertambah 1.462 orang, sehingga jumlah total kasus positif menjadi 83.130 orang.

BACA JUGA: KASUS POSITIF TANPA GEJALA BANYAK DITEMUKAN DI LINGKUNGAN KERJA DAN TEMPAT UMUM

Selain penambahan kasus sembuh dan kasus positif, jumlah harian kasus meninggal juga bertambah sebanyak 84 orang, sehingga jumlah total kasus meninggal menjadi 3.957 orang. Data tersebut disampaikan Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Gedung BNPB, Jumat (17/7) sore.

Yuri mengatakan bahwa data tersebut diperoleh dari pemeriksaan spesimen hari ini sebanyak 29.176 spesimen, sehingga secara akumulasi jumlah total pemeriksaan spesimen menjadi 1.175.462.  Jumlah ini berdasarkan data yang masuk ke pemerintah pusat secara bertahap hingga Jumat siang, baik tes menggunakan metode Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) maupun Tes Cepat Molekuler (TCM).

Sebaran Covid-19

Jika dilihat dari sebaran Covid-19, Yurianto menyampaikan bahwa penambahan kasus baru paling tinggi adalah Jawa Timur, yaitu dengan penambahan 255 kasus baru dan melaporkan jumlah sembuh sebanyak 387 orang. Secara nasional, Jawa Timur juga menjadi provinsi dengan kasus terbanyak di tanah air.

Kemudian DKI Jakarta hari ini melaporkan 253 orang terkonfirmasi positif dengan 139 orang sembuh. Jawa Tengah melaporkan 238 kasus baru dengan 340 orang sembuh. Sementara itu Kalimantan Selatan melaporkan 101 kasus baru, Bali melaporkan 86 kasus baru, Sumatera Utara melaporkan 83 kasus baru, Sulawesi Selatan melaporkan 83 kasus baru, Sumatera Selatan melaporkan 67 kasus baru, dan Kalimantan Tengah melaporkan 58 kasus baru.

“Hari ini 18 provinsi melaporkan kasus baru dibawah 10 dan 6 provinsi melaporkan tidak ada penambahan kasus sama sekali diantaranya Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kepulauan Riau, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat dan Nusa Tenggara Timur,” kata Yuri.

Kasus Positif Tanpa Gejala

Yuri menegaskan bahwa kasus baru banyak ditemukan berdasarkan kontak tracing yang dilakukan secara masif kepada kontak erat terhadap kasus positif. Sebagian besar kasus positif baru ditemukan tanpa adanya gejala sedikitpun. Kasus positif tanpa gejala tidak membutuhkan rawatan rumah sakit, namun disarankan untuk melaksanakan isolasi mandiri dengan protokol yang sudah ditentukan secara disiplin.

BACA JUGA: 24.871 SPESIMEN DIPERIKSA, DITEMUKAN 1.522 KASUS POSITIF

 “Kasus-kasus inilah yang harus menjalankan isolasi dengan ketat, karena kalau tidak ini bisa menjadi sumber penularan yang baru, dengan upaya tracing yang kita lakukan secara agresif, kita harapkan seluruh kasus konfirmasi sekalipun tanpa gejala bisa kita indentifikasi agar tidak menjadi sumber penularan ditengah masyarakat,” ujarnya.

Memutus Rantai Penularan

Dalam kesempatannya memberikan keterangan resmi, Achmad Yurianto selalu mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu berdisiplin dan mematuhi protokol kesehatan. Wujud dari kepatuhan tersebut adalah selalu menggunakan masker, membiasakan diri untuk selalu cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, selalu menjaga jarak dan membiasakan hidup bersih dan sehat dalam beraktivitas.  

“Cara inilah yang bisa kita pakai untuk memutus rantai penularan, kita menjadi subyek dan obyek perubahan perilaku menuju adaptasi kebiasaan yang baru, kita harus produktif tapi mempersyaratkan harus aman dari penularan Covid-19,” pungkasnya.

Sumber Berita: http://sehatnegeriku.kemkes.go.id/

Tinggalkan Balasan