JELANG NEW NORMAL KASUS POSITIF COVID-19 CAPAI 1.031, JAWA TIMUR TERTINGGI

0
247
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id
Achmad Yurianto. Sumber Gambar covid19.go.id

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. –  Dimasa pemberlakuan PSBB transisi atau jelang diterapkannya “New Normal”, penambahan kasus positif baru Covid-19 di tanah air menunjukkan tren penambahan menembus angka seribuan.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dalam 24 jam terakhir terhitung mulai hari Selasa (16/6) pukul 12.00 WIB sampai dengan hari Rabu (17/6) pukul 12.00 WIB penambahan kasus positif berjumlah 1.031 kasus sehingga jumlah total kasus positif secara keseluruhan menjadi 41.431 kasus.

Akumulasi data kasus tersebut diambil dari hasil uji pemeriksaan spesimen sebanyak 19.757 spesimen sehingga jumlah total akumulasi spesimen yang telah diuji menjadi 559.872 spesimen. Uji pemeriksaan tersebut dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 121 laboratorium, Test Cepat Melokuler (TCM) di 87 laboratorium dan laboratorium jejaring (RT-PCR dan TCM) di 227 lab.

Dari pemeriksaan keseluruhan, didapatkan penambahan kasus positif per hari ini sebanyak 1.031 orang, sehingga secara akumulasi menjadi 41.431orang. Sedangkan yang dinyatakan negatif sebanyak 7.938 orang sehingga secara akumulasi jumlah negatif menjadi 308.847 orang.

Juru Bicara Pemerintah Untuk Penannganan Covid-19, Achmad Yurianto dalam pernyataan resmi di Gedung BNPB Jakarta. Rabu (17/6) sore, juga menyampaikan adanya penambahan pada pasien sembuh sebanyak 540 orang, sehingga jumlah total pasien sembuh  menjadi 16.243 orang. “Sedangkan untuk kasus meninggal bertambah 45 orang sehingga jumlah total meninggal menjadi 2.276 orang,” imbuh Yuri.

Jumlah Terpapar Covid-19 Di Indonesia Per 17 Juni 2020. Sumber Gambar covid19.go.id

Menurut Yuri, di 432 kota/kabupaten dari 34 provinsi di tanah air yang terdampak jumlah kasus positif yang menunjukkan penyebaran Covid-19 tidak tersebar merata di seluruh Indonesia, melainkan ada beberapa wilayah yang memiliki kasus penambahan dengan jumlah tinggi, namun ada beberapa yang tidak sama sekali melaporkan adanya penambahan kasus positif.

“Kalau kita perhatikan distribusi kasus baru yang kita dapatkan masih didominasi pada lima provinsi terbanyak melaporkan kasus konfirmasi positifnya, di antaranya adalah Jawa Timur hari ini melaporkan 225 kasus baru dan 56 kasus sembuh. Kemudian DKI Jakarta melaporkan 127 kasus baru dan 116 sembuh. Jawa Tengah melaporkan 115 kasus positif baru dan 65 sembuh. Kemudian Kalimantan Selatan melaporkan 86 kasus positif baru dan 80 sembuh. Sulawesi Selatan melaporkan 84 kasus positif baru dengan 16 sembuh,” terang Yuri.

Sementara Yuri juga menambahkan bahwa 17 provinsi pada hari ini melaporkan jumlah penambahan kasus positif dibawah 10. Bahkan terdapat 4 provinsi yang hari ini melaporkan tidak ada penambahan kasus positif sama sekali. Beberapa provinsi yang pada hari ini melaporkan jumlah kasus sembuh lebih banyak dari pada kasus positif adalah Nusa Tenggara Barat dengan 21 kasus positif baru dan 31 orang sembuh.

Kemudian Kepulauan Riau melaporkan 9 kasus baru dan 12 orang sembuh. Kalimantan Timur melaporkan 5 kasus baru dan 17 orang sembuh. Sumatera Barat 4 kasus baru dan 6 orang sembuh. Sulawesi Barat 1 kasus baru dan 5 orang sembuh. Sedangkan Kalimantan utara tidak ada kasus baru dan melaporkan 8 orang sembuh. Sulawesi Tengah tidak ada kasus baru dan melaporkan 4 orang sembuh

Pemerintah masih melaksanakan pemantauan secara terus menerus terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 42.714 orang dan masih melaksanakan pengawasan secara ketat terhadap Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 13.279 orang.

Kembali Yuri mengingatkan kepada masyarakat, bahwa di dalam adaptasi kebiasaan yang baru mengharuskan kita untuk menjamin diri kita masing-masing tidak tertular dari Covid-19 ini. Karena kalau kita aman dari Covid-19 karena perubahan kebiasaan kita menuju kepada kebiasaan yang baru yaitu kebiasaan yang selalu menjaga jarak dengan orang lain, menghindari kerumunan, selalu menggunakan masker saat keluar rumah dengan cara yang benar dan rajin cuci tangan maka kita akan bisa memutuskan rantai penularan ini. “Kita akan aman dari tertular. Dalam kondisi kita aman dari tertular Covid-19 maka kita akan bisa produktif dan bekerja kembali,” tegas Yuri.

Sumber Berita: covid19.go.id

Tinggalkan Balasan