Waris, “tabloidnusantara.com” – Sebagai bentuk konsistensi terhadap masalah kesehatan warga di perbatasan Papua, Satgas Pamtas Yonif Raider 300/BJW, Pos Kalilapar melaksanakan Kegiatan Pengobatan keliling dan Pemeriksàan Kesehatan kepada masyarakat yg berada di kampung Kalilapar, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua. “Senin, (04/11/2019)
Hal tersebut disampaikan Perwira, disampaikan Perwira kesehatan, Letda Arh Pairun Indra, pelaksanaan pengobatan keliling ini sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Satgas Pamtas Yonif Raider 300/BJW, atas masukan yang kami terima dari Bapak Joni Maunda selaku Ondo Api Kampung Kalilapar bahwa ada beberapa masyarakat yang sakit namun tidak bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang tersedia yaitu di Puskesmas dikarenakan jauhnya tempat tinggal mereka dan tidak adanya kendaraan warga yang dapat dipakai untuk mengantar mereka berobat ke Puskesmas.
BACA JUGA : SATGAS TMMD KE-106 AJARI ANAK-ANAK KOGIR MANDI BERSIH
Pengobatan dan pemeriksaan kesehatan keliling kepada warga Kampung Kalilapar, ini merupakan kewajiban TNI, yang terkandung dalam 8 wajib TNI, “Menjadi contoh dan mempelopori usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan Rakyat disekelilingnya. “Ujarnya.
Dokter Satgas, Letda Arh Pairun Indra, juga menambahkan bahwa kegiatan pengobatan ini dilakukan dengan cara Dor to Door kerumah warga, Pasalnya, banyak kampung untuk menjangkau sarana layanan kesehatan di wilayah tersebut cukup jauh, seperti halnya Kampung Kalilapar. “Ungkapnya.
Kepala Adat Kampung Joni Maunda yang hadir dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa dirinya merasa senang dengan kegiatan pengobatan keliling yang dilakukan oleh personel Satgas Pamtas Yonif Raider 300/BJW, Pos Kalilapar, sehingga dapat secara langsung membantu masalah kesehatan warga.
BACA JUGA : KADIS BATANI: PENGAWASAN DANA DESA MENJADI TANGGUNGGJAWAB KEPALA DISTRIK SETEMPAT
“Kami warga Kampung Kalilapar, mengucapkan terima kasih atas kepedulian Bapak-bapak TNI dalam membantu memberikan pengobatan kepada warga kampung kami yang sakit tanpa kami harus jauh-jauh berobat ke Puskesmas,” ujarnya. (TN)