INGIN BOIKOT PILPRES DAN USIR TNI DARI NDUGA, KKB PAPUA BUAT ONAR

0
261

Papua – Kelompok Kriminal  Separatis Bersenjata atau KKB, kembali menebar teror di Bumi Cenderawasih menjelang pemilu 2019. Senin, (14/4/2019). Kali ini kelompok KKB pimpinan Egianus Kogoya yang berada di Mugi melakukan gangguan penembakan kepada aparat TNI.

Kapendam XVII/cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi, S.I.P., M.Si. membenarkan adanya gangguan tembakan terhadap Pos TNI yang berada di Distrik Mugi Kabupaten Nduga. Kapendam mengatakan bahwa memang terjadi gangguan tembakan yang dilakukan oleh KKB.

“Memang benar ada suara tembakan, sekitar pukul 11.45 WIT terjadi gangguan tembakan oleh Kelompok KKB dari arah utara dan timur laut, tepatnya dari belakang Pos Mugi Satgas YR 321/GT Co. 0371-3080, yang berjarak kurang lebih 400 meter, dan salah satu anggota TNI sempat melihat kurang lebih 6 orang pok KKB sedang menari-nari dan meneriakkan teriakan perang di dekat honai.”ujarnya.

Kapendam juga menjelaskan bahwa tujuan dari gangguan tembakan tersebut untuk mengancam dan akan memboikot Pemilu agar tidak berlangsung di beberapa wilayah di Papua. Hal tersebut diketahui dari jalur radio yang digunakan oleh KKB tersebut.

“Sekitar pukul 12.50 Wit, terdengar percakapan kelompok KKSB dari frekwensi mobil lajuran 14.430.0, frekwensi yang sering digunakan oleh kelompok KKSB berkomunikasi, termonitor teriakan kelompok KKB. TNI – Polri agar keluar dari Nduga dan mengacam akan memboikot Pemilu agar tidak berlangsung,” jelas Kapendam.

Setelah terjadi tembakan tersebut personel TNI berhasil melumpuhkan salah satu anggota KKB, tetapi diselamatkan oleh teman-temannya dan lari berpencar ke dalam hutan. Sampai saat ini anggota TNI bersiaga ketat dan memonitor pergerakan dari kelompok KKB.  

Diindikasikan bahwa gangguan-gangguan tembakan yang dilakukan oleh kelompok KKB bertujuan untuk mengusir keluar TNI/Polri yang ada di wilayah Kab. Nduga serta ingin memboikot Pemilu tahun 2019.

Tinggalkan Balasan