EVAKUASI MI-17 TERKENDALA CUACA DAN MEDAN EKSTRIM PEGUNUNGAN OKSIBIL

0
40
Komandan korem 172/PWY Kolonel Inf Binsar sianipar proses evakuasi saat ini memang masih terkendala cuaca yang selalu berubah ubah

OKSIBIL, “tabloidnusantara.com” – Komandan korem 172/PWY Kolonel Inf Binsar sianipar mengatakan tim gabungan sedang melakukan Peninjauan ulang lokasi pendaratan ,guna melakukan proses evakuasi Heli MI-17 telah rampung dilakukan, Rabu (12/2) .

“Tadi sekitar  pukul tujuh pagi kita sudah melakukan peninjauan ulang. Kita harapkan ini yang terakhir untuk mencapai ke sasaran, kita meninjau titik pendaratan kemudian rute yang bisa kita gunakan pada saat evakuasi. Peninjauan ini sudah selesai dalam keadaan aman,” ujar binsar.

BACA JUGA : DI KEMIRINGAN 90 DERAJAT, TIM EVAKUASI HELI MI-17, TINJAU ULANG LOKASI LEWAT UDARA

ia menngungkapkan , untuk proses evakuasi sudah ada tambahan tiga unit Heli Bell Milik TNI AD. Selain itu juga telah berkoordinasi dengan penerbangan swasta untuk bantuan Heli melakukan evakuasi heli naas tersebut

“ia sudah koordinasi dengan seluruh pilot mudah-mudahan besok atau lusa kalau cuaca mengijinkan kita sudah mulai kegiatan evakuasi. Baik itu mencari jenazah termasuk barang-barang yang diperlukan untuk mengetahui penyebab terjadinya kecelakaan,” terang binsar

Diakuinya, proses evakuasi saat ini memang masih terkendala cuaca yang selalu berubah ubah.

“Cuaca di wilayah pegunungan Papua ini kan cukup ekstrim. Kadang kita cuma diberikan waktu satu hingga dua jam untuk terbang. Itulah yang menjadi faktor utama kendala untuk melakukan upaya pencarian,” ujar binsar

“Semoga besok diberikan cuaca yang cerah, setidaknya kita diberikan waktu dua jam saja untuk mendrop pasukan untuk melakukan evakuasi,” ujarnya

Danrem Kol Inf binsar sianipar  menambahkan, untuk proses evakuasi melibatkan kurang lebih 1 SSK dari Batalyon Inf 751/Raider Khusus dan tim kesehatan gabungan dari TNI , Polri dan SAR. Termasuk melibatkan masyarakat lokal dan tokoh tokoh masyarakat, “Kita sudah lakukan koordinasi dengan seluruh pihak baik aparat TNI- Polri, pemerintah dengan pihak bandara. Tadi saat peninjauan terakhir kita juga membawa masyarakat yang mengetahui lokasi jatuhnya heli,”ujarnya

Untuk diketahui Lokasi jatuhnya Heli MI-17 milik Penerbad  berada di salah satu tebing Pegunungan Mandala dengan ketinggian 12.500 feet, di Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

helikopter MI-17 dengan Nomor registrasi HA-5138 milik Penerbad TNI AD mengalami hilang kontak saat melaksanakan misi penerbangan dari Bandara Oksibil Kabupaten Pegunungan Bintang ke Bandara Sentani Jayapura, 28 Juni 2019 lalu .

BACA JUGA : SULITNYA MEDAN, DI KEMIRINGAN 90 DERAJAT, TIM EVAKUASI HELI MI-17, TINJAU ULANG LOKASI LEWAT UDARA

Pesawat tersebut dilaporkan membawa 12 orang terdiri dari 7 orang kru dan 5 orang personil Satgas Yonif 725/WRG  yang akan melaksanakan pergantian Pos, Sebelumnya helikopter tersebut melaksanakan misi pendorongan logistik ke Pos Udara Pengamanan Perbatasan (Pamtas) di Distrik Okbibab Kabupaten Pegunungan Bintang Papua.(LM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here