KETUA MUI PAPUA MEMBERI PESAN DAMAI MENJELANG NATAL DAN TAHUN BARU

0
32

JAYAPURA, “tabloidnusantara.com” – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua, KH. Syaiful Islam Al Payage menyampaikan pesan damai kepada seluruh warga, beliau menghimbau kepada seluruh masyarakat Papua khususnya umat Islam di Tanah Papua untuk saling menghargai dan menghormati sebagai umat beragama menjelang Natal dan Tahun Baru 2020, Jayapura, Papua, Senin(23/12/2019).

Dalam kesempatannya Ketua MUI Provinsi Papua KH. Saiful Islam Al Payage, menyampaikan kepada umat Islam di tanah Papua untuk menjaga suasana kamtibmas agar selalu kondusif dan jangan terprovokasi serta ikut-ikutan dengan hal-hal negatif. Kami berharap dengan momentum Natal ini kita membangun persaudaraan antara kita dan membangun komunikasi antara umat beragama sehingga kita benar-benar mendapat makna dari perayaan Natal ini.

BACA JUGA : SAMBUT NATAL, TNI GELAR LOMBA MENYANYI

Mari bersama-sama dengan pihak keamanan TNI dan Polri, serta kita mendukung mereka dalam menjalankan tugas pengamanan agar aktifitas masyarakat akan berjalan dengan baik dan damai khususnya menjelang perayaan Natal dan tahun baru. Karena kita adalah satu, kita adalah bangsa yang besar dan saling menghormati serta menghargai.

KH. Saiful Islam Al Payage, sebagai tokoh agama mengharapkan dengan hikmah Natal ini dapat membawa kedamaian dan kenyamanan di tanah Papua. Bapak Payage juga berharap agar Umat  Muslim senantiasa harus bisa tunjukkan bawasanya Agama Islam merupakan agama yang membawa perdamaian dan menghargai keyakinan orang lain seperti umat kristiani yang akan merayakan hari raya Natal.

Hal tersebut baginya merupakan implementasi atau wujud toleransi dan kerukunan umat beragama yang terjalin di Bumi Cenderawasih ini.

“Toleransi yang kita jalani selama ini Suda sangat baik, untuk itu bagi orang atau kelompok yang ingin merusak baik itu dengan cara kerusuhan atau kejadian yang lainnya agar bertobat kepada Allah SWT atau tuhan Karena kita di Papua suda bersama-sama berjanji untuk menjaga perdamaian,”jelasnya.

Ketua MUI Papua juga menambahkan bahwasanya tidak ada alasan apapun untuk mengacaukan kebersamaan, keberagaman dan toleransi yang ada di Papua, bahakan semua tokoh agama suda sepakat atas hal tersebut agar Papua aman dan damai khususnya dalam perayaan hari besar seperti Natal, Idul Adha, dan yang lainnya.

BACA JUGA : RINGAN BEBAN MASYARAKAT, TNI GELAR BHAKTI SOSIAL DAN PENGOBATAN GRATIS

Demi kelancaran dan kenyamanan pelaksanaan perayaan Natal dan Tahun Baru Putra Asli Papua tersebut meminta kepada aparat khususnya Polda Papua, Pangdam XVII Cenderawasih dan jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan disemua daerah di Papua.

Toleransi adalah saling menghargai sebagai sesama anak bangsa, saling menghargai walau beda agama, suku dan lainnya. Semua harus hidup berdampingan dengan saling mengasihi dan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.(RED)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here