DITERJANG PUTING BELIUNG, "TNI BANTU WARGA DESA LEREP"

0
18
Ratusan anggota TNI Kodim 0714/Salatiga, bergotong-royong membantu warga membersihkan puing-puing serta membenahi bagian bangunan serta fasilitas umum warga yang rusak. “Akibat angin puting beliung di sejumlah dusun yang ada di Desa Lerep

Ungaran, “tabloidnusantara.com” – Ratusan anggota TNI Kodim 0714/Salatiga, bergotong-royong membantu warga membersihkan puing-puing serta membenahi bagian bangunan serta fasilitas umum warga yang rusak. “Akibat angin puting beliung di sejumlah dusun yang ada di Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, sepanjang.

Salah satunya adalah aktivitas belasan anggota TNI yang tengah membantu perangkat desa setempat, di lingkungan kantor kepala Desa Lerep. “Kami mendapatkan dukungan warga serta anggota TNI untuk membersihkan dan membenahi kantor kepala desa yang ikut terdampak angin puting beliung, pada Selasa (10/12) kemarin,” ungkap Kepala Desa Lerep, Sumariyadi.

BACA JUGA : CURAH HUJAN YANG TINGGI LUMPUHKAN BEBERAPA KOTA PAPUA HINGGA PEDALAMAN PAPUA

Ia mengatakan, hempasan angin putting beliung telah merusakkan bagian atap kantornya. Genting kantor kepala desa banyak yang terlepas dan sebagian jatuh menimpa plafon ruangan kantor kepala desa. Selain kantor kepala desa dan 70 rumah warga di tiga dusun ikut terdampak, hujan deras dan angin puting beliung juga merusakkan fasilitas warga lainnya. Seperti dua gedung sekolah serta infrastruktur jaringan kelistrikan yang ada di desa ini.

Dua gedung sekolah yang terdampak meliputi SDN Lerep 02 serta Sekolah Alam Ungaran. Angin puting beliung yang berlangsung hanya beberapa menit juga merobohkan pepohonan dan tiang listrik.

“Sehingga sepanjang Selasa malam dan Rabu pagi ini, sebagian wilayah Desa Lerep aliran listriknya juga padam, karena adanya pekerjaan pemulihan jaringan dan infrastruktur listrik yang rusak,” tambah Sumariyadi.

Sementara itu, salah seorang warga Lerep, Jumarei mengungkapkan, sejumlah warga yang rumahnya mengalami kerusakan terpaksa harus mengungsi. Karena beberapa perabotan rumah juga ikut usak dan tidak bisa digunakan.

“Musibah angin puting beliung kemarin disertai hujan lebat, sehingga rumah warga yang atapnya rusak perabotan yang ada di dalamnya juga ikut basah. Seperti tempat tidur juga basah dan penuh dengan reruntuhan atap,” jelasnya.

Sementara itu, dampak dari kerusakan fasilitas pendidikan dan kantor kepala desa juga mengakibatkan aktivitas belajar siswa sementara diliburkan. Selain itu pelayanan di kantor kepala desa Lerep juga belum berjalan dengan normal.

BACA JUGA : PENDETA ASLI WARGA AMERIKA, SANGAT BANGGA DENGAN TNI MELALUI PROGRA TMMD KE-105 DI KAMPUNG MANSESI

Hingga Rabu siang, warga dengan dibantu anggota tni dan sejumlah relawan bencana masih melakukan perbaikan rumah warga dan fasilitas umum yang rusak agar aktivitas ppelayanan dan kegiatan warga bisa segera kembali normal. Jumeri berharap, pada Kamis (12/12), seluruh aktivitas sekolah dan pelayanan di kantor kepala desa bisa segera pulih. “Sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa berangsur normal kembali,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here