RYAMIZARD, “PANCASILA SUDAH FINAL”

0
10

Jakarta, “tabloidnusantara.com” – Bangsa Indonesia bangsa yang besar, bisa menjalin persahabatan dengan negara manapun termasuk negara yang faham komunis, namun untuk tidak faham Idiologinya kalau masuk ke tanah air.  

“Seperti halnya yang disampaikan Mantan Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu menekankan, bahwa Indonesia tetap bisa menjalin persahabatan dengan negara manapun termasuk komunis, seperti Rusia teman, China juga teman, tapi ideologinya tidak boleh,” kata Ryamizard seperti dilansir dari Antara, Sabtu (24/11/2019).

BACA JUGA :PAPUA SEMAKIN CERDAS DALAM MENYAMBUT 1 DESEMBER

“Seperti yang kita ketahui dari sejarah, bagaimana ideologi komunis pernah dipaksakan. Ketika itu, kata dia, para penganut komunisme melakukan pemberontakan lewat Partai Komunis Indonesia (PKI). “Peristiwa menelan korban yang begitu banyak, sehingga PKI kemudia dilarang di Indonesia, sejak masa orde baru.

Ryamizard menegaskan, bahwa tak hanya komunis, seluruh ideologi yang ada di dunia ini selain Pancasila tidak boleh masuk atau tumbuh di Tanah Air Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Bahkan ideologi liberal dan lain-lainnya, tidak ada ruang disini, kita tetap Pancasila, Pancasila dan NKRI itu sudah final dan tidak perlu diperdebatkan lagi, harga mati,” ucap Ryamizard.

“Saya berharap agar masyarakyat tidak latah dengan ideologi dan cara hidup negara lain, hal itu akan membahayakan ideologi Pancasila. “Kita harus belajar dari sejarah pemberontakan PKI harus dijadikan pengingat berbahayanya ideologi selain Pancasila tumbuh di Indonesia.

Sebagai generasi penurus bangsa kita harus dapat memahami tentang sejarah bangsa ini, dan jangan mudah termakan hasutan dan berita hoaks yang dapat merusak Persatuan dan Kesatuan Bangsa. “Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan