GUBERNUR RUSIA BANTAH ADANYA EVAKUASI WARGA AKIBAT LEDAKAN MESIN BERBAHAN NUKLIR

0
67
Ilustrasi Akibat Radiasi Ledakan Mesin Berbahan Bakar Nuklir

Tabloidnusantara.com – Akibat peristiwa, ledakan saat uji mesin rudal yang berbahan nuklir,  di desa Nyonoksa, Rusia, tiingkat radiasi peristiwa itu di Kota Severodinsk mendadak melonjak 16 kali lipat.

Pemerintah desa Nyonoksa, dikabarkan mengevakusi penduduknya selepas ledakan mesin rudal yang berbahan bakar nuklir, dikawatirkan warga akan terkena radiasi akibat ledakan tersebut.

“Namun, Gubernur Arkhangelsk, Igor Orlov, membantah kabar evakuasi itu. Padahal menurut pemerintah pusat, mereka mengirimkan kereta khusus yang disebut antiradiasi untuk mengangkut warga setempat. “Tidak ada evakuasi. Itu sangat absurd,” kata Igor, seperti dilansir, The Guardian Kamis (15/8/2019).

Menurut berita yang beredar ledakan tersebut menewaskan sekitar lima orang pakar di lokasi kejadian. “Mereka diduga membuat reaktor nuklir mini sebagai sumber tenaga rudal itu. Namun, para ahli masih meragukan tingkat keamanan.

Ilurtrasi uji Coba Mesin Yang Berbahan Bakar Nuklir Rusia

Pada saat terjadinya ledakan pemerintah rusia melalui Kementerian Penanggulangan Bencana Rusia sempat menyiarkan peringatan supaya warga mewaspadai badai, yang sebenarnya tidak pernah terjadi. Disisi lain dikabarkan masyarakat berbondong-bondong pergi ke took obat dan rumah sakit terdekat untuk mebeli obat pil penangkal anti radiasi.

“Badan Tenaga Atom Rusia (Rosatom) membenarkan terjadi ledakan ketika uji coba sumber tenaga isotop nuklir dalam mesin pendorong rudal berbahan bakar cair. “Hingga dengan saat ini pemerintah Rusia enggan berkomentar atas insiden tersebut. Pihak militer pun membantah adanya peningkatan radiasi hingga capai 16 kali lipat, karena ledakan tersebut cuman ledak roket biasa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here