PEMERINTAH BATASI FITUR MEDIA SOSIAL SELAMA AKSI 22 MEI

0
65
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara

Jakarta, “tabloidnusantara.com” – Menkominfo, “Rudiantara, menyatakan pemerintah melakukan pembatasan sementara waktu dan bertahap untuk akses platform media sosial dan pesan instan seperti WhatsApp.

Langkah ini dilakukan untuk menghindari provokasi dan hoaks selama aksi 22 Mei. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, menjelaskan bagaimana konten negatif dan hoaks diviralkan melalui pesan instan, seperti WhatsApp.

“Sebagaimana yang kita ketahui modus dalam postingan, “yang menggunakan narasi negative dan hoaks di media jejaring social yang di-screen capture kemudian diviralkan bukan media social melainkan di sessaging system WhatsApp. “Ujarnya.

“Dengan pembatasan ini, kita akan mengalami perlambatan akses, terutama untuk mengunggah dan mengunduh konten gambar maupun video. “kata Rudi.

“Rudiantara menyampaikan dalam pembatasan ini ditunjukan untuk menghindari dampak negative dari penyebarluasan berita dan konten berisi provokator, yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Kesimpulanya kenapa viralnya dibatasi. Karena yang viral konten negative, banyak mudharatnya.

“Beberapa fitur media social yang dibatasi, di media sosial facebook, instagram, dan twitter untuk gambar, foto dan video. “jelas Rudiantara.

Tinggalkan Balasan