IKUTI ACARA DOA KEBANGSAAN, PRESIDEN AJAK MASYARAKAT OPTIMIS HADAPI PANDEMI COVID-19

0
121
Presiden Joko Widodo. Sumber Gambar Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo. Sumber Gambar Sekretariat Presiden

JAKARTA, “tabloidnusantara.com”. – Presiden Joko Widodo mengikuti Doa Kebangsaan dan Kemanusiaan yang digelar oleh Kementrian Agama secara daring. Dalam kesempatan itu Presiden mengucapkan rasa syukur atas solidaritas masyarakat Indonesia selama masa Pandemi Covid-19. ”Tidak sedikit yang memberikan bantuan kepada yang membutuhkan dan bahkan mendaftarkan diri menjadi relawan membantu para pejuang di garda terdepan,” kata Presiden. Beliau juga mengingatkan bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat untuk melihat sekeliling dan mengulurkan bantuan.

Presiden Joko Widodo juga berpesan agar masyarakat Indonesia menjauhkan ketakutan yang berlebihan, menghilangkan rasa cemas, serta membangkitkan optimisme, dan empati. “Kita tidak boleh pesimis, tidak boleh putus asa, kita semuanya wajib berikhtiar dan berusaha dengan sekuat tenaga untuk melindungi diri kita, melindungi keluarga kita, melindungi bangsa dan negara kita agar terbebas dari penularan virus corona ini,” tegas Presiden.

“Untuk itu kita harus lebih berdisiplin untuk menjaga kesehatan, berdisiplin untuk meningkatkan imunitas, berdisiplin menjaga diri untuk selalu cuci tangan menggunakan sabun, berdisiplin untuk menjaga jarak aman, disiplin untuk memakai masker, berdisiplin untuk tidak berada dalam kerumunan, disiplin untuk tetap bekerja dirumah dan disiplin untuk beribadah dirumah,” lanjut Presiden

“Kita hadapi cobaan ini dengan tenang dan sabar, kepanikan adalah separuh penyakit. Ketenangan adalah separuh obat dan kesabaran adalah titik tolak kesembuhan,” ajak Presiden saat mengikuti ccara doa bersama yang mengangkat tema ‘Mendoakan Indonesia Bebas dari Covid-19, Membangkitkan Kepedulian dan Rasa Kemanusian’ ini.

Acara doa bersama yang dilaksanakan hari Kamis (14/15) ini, juga dihadiri oleh Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo, Menteri Agama Fachrul Razi, dan juga tokoh lintas agama.

Sumber Berita: Youtube Sekretariat Presiden

Tinggalkan Balasan