“GUS IPUL, MENILAI PEMILU 2019 “TIDAK BISA DENGAN ADU KUAT”

0
208
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf (Gus Ipul)

Gus Ipul, Berharap Semua Pendukung Peserta Pemilu 2019, Ini Agar Bisa Menahan Diri Dan Menghormati Apa Kehendak Rakyat.

“tabloidnusantara.com –  Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) rumitnya pemilu kali ini semuanya sudah kehendak suara rakyat.

“Saya harap untuk para pendukung agar bisa menahan diri dan menghormati apapun yang rakyat berikan, melalui proses pemilu 2019, yang berlangsung pada Rabu, 17 April 2019.

“Apapun hasilnya harus kita hargai sebagai proses demokrasi. Siapapun yang menang atau yang kalah ini sudah kehendak rakyat, jika pendukung salah satu pasangan calon atau peserta Pemilu 2019 menemukan masalah, kan ada yang mewadahi, seperti jalur hukum yang harus dilewati, bukan jalur jalanan apalagi jalur people power. kata Gus Ipul, Kamis (18/4/2019).

“Gus Ipul, menyampaiakn bahwa “Ini pemilu paling besar dan rumit, namun kenyataanya kita bisa lalui dan laksanakan bersama. Ini semua perlu kita syukuri dan harus dihargai jerih payah rakyat ke TPS dengan sabar dan telaten bahkan rela menunggu dan mengantre cukup lama untuk menyalurkan hak suaranya, apapun pilihannya.

“Saya menghimbau kesemua pihak dan tokoh tidak sembarangan mengumbar statemen provokasi yang bisa memancing pertikaian dan perpecahan di tengah masyarakat.”Ujaranya.

 “Gus Ipul, mengatakan bahwa pesta demokrasi ini tidak bisa dengan cara adu kuat, karena yang menang atau yang kalah masing-masing juga massa. “Tegasnya.

Untuk meredam dan mendorong situasi tetap damai, para Kyai sepuh Jawa Timur, akan menggelar pertemuan. Siapapun yang menang kami harap jangan jumawa, dan yang kalah harus lapang dada dan saling menghormati satu sama lainnya. “Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan