GUNA MENINGKATKAN KWALITAS PENDIDIKAN PEMERINTAH KUCURKAN ANGGARAN Rp. 492,5 TRILIUN

0
47
Menteri Keuangan Sri Mulyani

Semarang, “tabloidnusantara.com” – Guna meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Pemerintah pusat menggelontorkan anggaran yang cukup fantastis.

Pemerintah dalam mengalokasikan Revolusi Mental, dengan sasaran pembaikan pendidikan, anggara yang dikucurkan melalui APBN, sebesar Rp. 492,5 triliun, 20 persen dari besar APBN.

Target untuk tahun ini adalah untuk meningkatkan kualitas SDM, baik untuk guru PNS maupun non-PNS, juga dari sisi sarana prasarana maupun kualitas dari sisi masyarakat atau murid,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani  Indrawati usai menghadiri Dies Natalis Ke-38 Universitas PGRI Semarang, Selasa.

“Dalam hal ini Menkeu juga berharap ada pratisipasi dari berbagai dunia usaha dalam meninigkatkan sumber daya manuasi (SDM). “Oleh karena itu, kami kemarin gunakan insentif fiskal atau memberikan insentif pengurangan pajak hingga 200-300 persen untuk pendidikan vokasi serta dalam rangka untuk penelitian dan inovasi,”kata Sri Mulyani.

“Sri Mulyani saat mengisi Dies Natalis Ke-38 UPGRIS, mengatakan pemerintah mengalokasikan 20 persen untuk pendidikan terus diprioritaskan, untuk meningkatkan putra-putri indonesia di dunia pendidikan yang berkwalitas.

“Dalam meningkatkan akses siswa yang kurang mampu ini pemerintah melalui program Indonesia Pintar (PIP), diberikan kepada 20,1 juta siswa penerima bantuan atau lebih banyak dibanding penerima bantuan PIP 2018 yang mencapai 19,6 juta siswa dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS), meningkat tajam hingga mencapai hampir 60 juta siswa di 2018. “Ujarnya.

Kalau menurut saya pemerintah sangat serius untuk meningkatkan mutu pendidikan bagi siswa yang kurang mampu ditingkat pendidikan dasar.

“Pemerintah terus mengevaluasi dan meningkatkan anggaran pendidikan disetiap tahunnya, dibanding 5 tahun lalu, yaitu dari Rp353,4 triliun di 2014 menjadi Rp492,5 triliun di 2019, atau naik sebesar 39,4 persen,” ujarnya

Pemerintah terus berusaha memperbaiki kualitas sarana pendidikan, dari infrastruktur yang memadai dan para peserta didik. “Ditahun 2019 pemerintah menargetkan penambahan infrastruktur pendidikan sebanyak 56.944 ruang kelas, 8.314 sekolah baru, serta rehabilitasi 48.630 sekolah.

“Saya berharap semua universitas, mahasiswa agar mampu ikut berpartisipasi guna memperbaiki kualitas seluruh ekosistem pendidikan di Indonesia,” Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan