GERAKAN MASSAL APLIKASI PEMBENAHAN TANAH ORGANIK DAN PUPUK ORGANIK CAIR SECARA SERENTAK, BABINSA KODIM PONOROGO

0
27
Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Wilayah Kodim 0802/Ponorogo, sejak beberapa hari yang lalu aktif dan fokus melakukan pendampingan kegiatan gerakan massal aplikasi pembenahan tanah organik dan pupuk organik cair tersebar di seluruh wilayah Ponorogo (Dok. Kodim 0802/Ponorogo)

Ponorogo,”tabloidnusantara.com” – Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Wilayah Kodim 0802/Ponorogo, sejak beberapa hari yang lalu aktif dan fokus melakukan pendampingan kegiatan gerakan massal aplikasi pembenahan tanah organik dan pupuk organik cair tersebar di seluruh wilayah Ponorogo. Untuk hari ini dari Koramil jajaran Kodim 0802/Ponorogo juga masih ada beberapa Babinsa yang melakukan pendampingan tersebut, Senin (20/01/2020).

Pasiter Kodim 0802/Ponorogo, Kapten Czi Hadi Eko Santoso mengatakan bahwa pendampingan terhadap para kelompok tani dalam gerakan massal aplikasi pembenahan tanah organik dan pupuk organik cair tersebar di seluruh wilayah Ponorogo bertujuan agar para petani lebih mengerti dan paham maksud dan tujuan diadakan  aplikasi pembenahan tanah organik dan pupuk organik cair tersebut.

Penyemprotan Pupuk Organik Cair Secara Serentak (Dok. Kodim 0802/Ponorogo )

“Di lapangan, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) tentu memberikan penjelasan tentang penggunaan dan manfaat diadakannya kegiatan aplikasi pembenahan tanah organik dan pupuk organik cair tersebut. Nah, prakteknya para Bintara Pembina Desa akan turut mendampingi para petani agar pelaksanaannya sesuai dengan arahan pihak PPL tersebut, “ kata Pasiter Kodim 0802/Ponorogo.

“Dengan aktif  melakukan pendampingan, diharapkan kita akan bisa mengetahui kendala maupun hambatan yang dihadapi para petani untuk selanjutnya kita carikan solusi atau berkoordinasi dengan pihak PPL. Untuk diketahui juga bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari upaya khusus ketahanan pangan guna terus mendukung dan menyukseskan program swasembada pangan Nasional, “ jelas Kapten Czi  Hadi Eko Santoso.

Dengan digalakkannya sistem pertanian organik diharapkan bisa menghasilkan produksi pertanian yang lebih berkuwalitas dan lebih sehat serta terus dapat menjaga keseimbangan ekosistem yang ada karena tidak menggunakan pupuk maupun pestisida kimia.(MdC0802)

Tinggalkan Balasan