DPR PAPUA SIAP KAWAL KASUS UJARAN RASISME KEPADA MANTAN ANGGOTA KOMNAS HAM

0
429
Foto Bersama DPR Papua bersama Forkompimda Papua usai menggelar rapat di Gedung DPR Papua. (Dok : Istimewa)

kasus Rasisme mantan anggota Komnas HAM, Natalius Pigai, DPR Papua gelar rapat bersama Forkompinda Papua

Jayapura,”Tabloidnusantara.com, – DPR Papua bersama Forkompimda mengadakan pertemuan membahas permasalahan ujaran rasisme yang menimpa mantan anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Natalius Pigai.

Ketua DPR Papua, Johny Banua Rouw kepada wartawan mengatakan, pihaknya akan kawal bersama proses hukum tersebut hingga tuntas dan akan menyiapkan pengacara untuk  Natalius Pigai.

“Proses hukumnya akan kita kawal bersama-sama dan kita sepakat bahwa tak ada rasisme di Indonesia, kami juga akan dampingi saudara Natalius Pigai, kami siapkan pengacara,” ucap Johny Banua Rouw kepada wartawan usai pertemuan dengan Forkompimda di gedung DPR Papua, Selasa (26/01/2021).

Baca Juga : KETUA KPID PAPUA MINTA POLISI CEPAT TANGANI KASUS DUGAAN RASIS NATALIUS PIGAI

Ia juga mengajak masyarakat Papua agar tetap tenang dan tidak terprovokasi dengan isu yang berkembang.

“Mewakili semua Forkompimda kami mengimbau masyarakat di Papua maupun luar Papua tetap tenang. Percayakan kepada hukum karena sekali lagi kami sampaikan akan kawal kasus ini dan kami juga siapkan pengacara,” tegas Johny Banua.

Baca Juga : SINERGIS DENGAN PEMDA, TNI BANTU PENYALURAN BANSOS UNTUK KORBAN BANJIR

Sementara, Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw menyampaikan bahwa Polri sudah melakukan upaya untuk penanganan kasus tersebut.

“Kami hadir juga sama untuk memberikan dukungan kepada wakil rakyat agar masalah ini dapat segera diselesaikan. Saudara Natalius Pigai juga kami imbau untuk segera melaporkan kasus ini secara langsung sebagai korban,” jelas Kapolda.

Disampaikan , masyarakat di Papua dan Papua Barat yang mewakili keluarga maupun ras juga sudah membuat laporan ke pihak berwajib.

“Laporan tersebut kami kirimkan ke markas pusat untuk diproses lebih lanjut,” kata Kapolda lagi.

Senada dengan Ketua DPR Papua, Penjabat Sekda Provinsi Papua Doren Wakerkwa mengatakan bahwa ujaran kebencian harus dihentikan. Karena semua anak bangsa juga berpendidikan termasuk di Papua, maka harus menjaga norma-norma, saling memahami dan menghormati.

“Kita satu anak bangsa, kesatuan dari Papua hingga Aceh. Kita punya hak berbicara di atas bangsa ini. Tidak boleh ada satupun orang yang boleh merendahkan daerah lain. Tetapi kita bersatu untuk bangun bangsa ini,” tegas Doren.

Dalam pertemuan ini juga hadir jajaran dari Kodam XVII/Cenderawasih, perwakilan akademisi dan pemerintah Provinsi Papua.

(Adm/Nat)

Tinggalkan Balasan